Kritik Prabowo soal Dana BUMN Jangan Dicueki

Jumat, 22 Juni 2018 – 16:19 WIB
Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan kritikan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal elite menggunakan dana dari BUMN untuk kepentingan politik harus diperhatikan.

Menurut Zulkifli, itu merupakan kritik dari seorang mantan calon presiden (capres) dan sekarang ingin mencapreskan diri lagi, dan ketua umum partai peraih suara terbesar ketiga di pemilu.

BACA JUGA: Prabowo Galang Dana, Konon demi Perjuangkan Rakyat

"Saya kira perlu didengarkan ya, perlu ditindaklanjuti, perlu dievaluasi, agar itu bisa menjadi masukan yang penting bagi pemerintah," kata Zulkifli di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (22/6).

Dia mengaku tidak tahu apakah ada atau tidak indikasi ke arah tersebut. Yang jelas, ujar dia, apa yang disampaikan Prabowo mestinya menjadi masukan penting bagi pemerintah. "Masukan dari ketua partai itu penting, apalagi sekaliber Pak Prabowo," ungkapnya.

BACA JUGA: Respons Polri Soal Kritikan Prabowo Subianto

Zulkifli juga tidak mempersoalkan langkah Prabowo untuk menggalang dana pemilihan presiden (pilpres) 2019 dari rakyat. Menurut Zulkifli, itu merupakan hak dari partai berlambang kepala burung garuda tersebut. "Haknya Gerindra, bagus saja," kata Zulkifli.

Lebih lanjut Zulkifli mengaku tidak paham betul apa yang dimaksud soal presiden kacung seperti yang disampaikan Prabowo. Zulkifli mengaku sering berkomunikasi intensif dengan Jokowi. Menurut dia, sebagai presiden yang bukan ketua umum partai, Jokowi tentu tidak mudah dalam mengambil kebijakan atau keputusan.

BACA JUGA: Mardani PKS Sebut Kritik Prabowo Faktual

"Pak presiden kan bukan ketum partai, partainya semua (partai pendukung pemerintah, red), banyak, semua masing-masing ingin didengar, kan. Tentu saya kira tidak mudah, saya bisa memaklumi," jelasnya.

Dia mengatakan sangat wajar presiden berkonsultasi dengan partai pendukungnya sebelum mengambil keputusan.

Diketahui, lewat video yang diunggah di akun Facebook –nya, Prabowo menyebut adanya kebiasaan menggunakan dana dari BUMN untuk kepentingan politik.

"Cara-caranya menggunakan BUMN, penggelembungan dana proyek-proyek, 200 miliar dibuat 400 miliar. Ini yang mengakibatkan ekonomi kita tidak kuat dan tidak sehat," ujar Prabowo. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mardani: Kritik Prabowo Subianto Punya Fakta Kuat


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler