KSAD Minta Rizal Ramli Bertanggung Jawab karena Sebarkan Berita Bohong

Selasa, 07 Mei 2019 – 04:56 WIB
Andika Perkasa. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa memastikan pihaknya tidak akan melakukan tindakan apa-apa kepada bekas Menko Kemaritiman Rizal Ramli yang mengklaim memperoleh informasi soal hasil Pilpres 2019 dari seorang letnan kolonel. Pasalnya, TNI AD memang tidak berwenang menindak Rizal.

"Kalau untuk Bapak RR itu kami sama sekali tidak akan melakukan tindakan apa pun karena memang bukan kewenangan kami," kata Andika kepada awak media di Gedung Dinas Penerangan Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

BACA JUGA: Hasil Rekapitulasi di Tiga Kecamatan Hinterland Batam: Jokowi Unggul dari Prabowo

BACA JUGA: Rizal Ramli Klaim Dapat Info Kemenangan Prabowo - Sandi dari Letkol TNI AD

Meski begitu, bukan berarti Andika membenarkan perbuatan Rizal yang berkicau di Twitter bahwa seorang letkol TNI AD mengatakan Prabowo - Sandi adalah pemenang Pilpres 2019 berdasarkan data yang dikumpulkan para Babinsa. Dengan tegas dia mengatakan bahwa Babinsa tidak memiliki data yang disebutkan Rizal. 

BACA JUGA: Prabowo - Sandi Menang Telak di Doha dan Kairo

BACA JUGA: Bantahan KSAD untuk Rizal Ramli soal Letkol TNI AD Pasok Info Prabowo Menang

Karena itu, lanjut Andika, informasi yang disebarkan Rizal adalah berita bohong. "Dia harus bertanggung jawab sebagai penyebar berita bohong itu," ucapnya.

BACA JUGA: Merasa Dicurangi, Prabowo Undang Media Luar Negeri

"Saya menyatakan tidak akan melakukan apapun terhadap Pak RR, tetapi terhadap yang diduga letnan kolonel Angkatan Darat ini pasti kami proses hukum karena memang dia berada di dalam kewenangan kami," tambahnya. (rmol)

Simak Video Pilihan Redaksi :

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bantahan KSAD untuk Rizal Ramli soal Letkol TNI AD Pasok Info Prabowo Menang


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler