KTNA-HKTI Berterima Kasih kepada Mentan Atas Suksesnya Penas Petani Nelayan

Selasa, 20 Juni 2023 – 14:20 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo. Foto: Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Penas XVI Petani Nelayan Tahun 2023 telah usai dilaksanakan di Kota Padang, Sumatera Barat.

Penas Petani Nelayan memiliki peran yang sangat strategis menjadi bagian dari upaya konsolidasi bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan.

BACA JUGA: Penas Tahun 2023 Sukses, Penyuluh Pertanian Apresiasi Mentan Syahrul

Penas merupakan ajang konsolidasi nasional bagi petani dan nelayan, sehingga dapat saling menginspirasi, memotivasi, dan memanfaatkan jaringan yang dimiliki untuk mensejahteraan petani dan nelayan.

Ketua Umum KTNA Nasional M Yadi Sofyan Noor menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo beserta jajarannya atas suksesnya pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023.

BACA JUGA: Petani Milenial Malaysia Apresiasi Penyelenggara Penas di Padang

"Penas XVI seharusnya dilaksanakan pada 2020, namun karena pandemi Covid-19 baru terlaksana tahun ini. Hasil Rembug Utama KTNA Nasional menetapkan bahwa tuan rumah Penas berikutnya adalah Provinsi Gorontalo," ujar Sofyan.

Seluruh kegiatan yang berkaitan dengan Penas XVI telah dilakukan sesuai rencana dan waktu yang sudah ditentukan.

BACA JUGA: Baru 20 Tahun, Mbak SM Melakoni Bisnis Esek-Esek, Keuntungan Rp 1,1 Juta

Selain rembug utama diadakan juga Workshop bersama Eselon 1 Kementerian Pertanian (Kementan) dan KTNA yang hasilnya akan menjadi nota kesepahaman antara KTNA dengan (Kementan).

Komitmen tersebut dituangkan dalam bentuk tertulis yang disaksikan dan ditandatangani langsung oleh Mentan.

Pada kesempatan tersebut KTNA memberikan penghargaan untuk para tokoh yang berdedikasi dan berpengaruh pada bidang pertanian Adibakti Petani Nelayan, sebanyak 15 orang yang di antaranya diberikan kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat Entang Sastraatmadja mengatakan bahwa Penas Petani Nelayan merupakan forum silaturahmi petani, nelayan petani hutan dengan pemerintah.

"Penas XVI memberi hasil yang menggembirakan. Banyak hal menarik yang dapat kita catat, mulai dari kreativitas hingga inovasi yang dihasilkan petani, nelayan dan petani hutan," kata Entang.

"Pertanian memang perkasa dan Penas XVI Petani Nelayan merupakan momentum bagi petani, nelayan dan petani hutan untuk bangkit mengubah nasib," kata dia. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nafsu Terapis SPA Melihat Anak Perempuan WN Australia Tak Bisa Dibendung


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler