Kubu SBY Klaim Urus Aceh Sejak Awal

Senin, 15 Juni 2009 – 14:43 WIB
JAKARTA - Terwujudnya perdamaian di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) melalui perjanjian Helsinki diklaim oleh pihak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai usahanyaPernyataan itu telak mematahkan pernyataan pihak Jusuf Kalla (JK) yang sebelumnya menyatakan lebih dulu turun ke Aceh

BACA JUGA: KPU Optimis Logistik Pilpres Selesai Tepat Waktu

Entah siapa yang benar?

Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng di kantor presiden, Senin (15/6) menyatakan bahwa proses perdamaian di Aceh sudah dimulai atas perintah Presiden SBY, dalam artian bukan Wapres JK
”Bagaimana proses perdamaian di Aceh dimulai, karena saya mendampingi Presiden SBY dari hari ke hari selama hampir lima tahun ini,” kata Andi.

Dia bercerita, perdamaian itu akhirnya terwujud setelah terjadi tsunami maha-dashyat pada Desember 2004 silam

BACA JUGA: JK Siap Revisi Kontrak Migas

”Ketika terjadi tsunami di Aceh, Presiden SBY langsung terbang dari Jayapura ke Aceh
Presiden langsung datang ke rumah warga

BACA JUGA: SBY: Jangan Ada Kapitalisme Rambut Hitam

Membicarakan konflik tidak lagi relevan, karena terjadi tsunami, yang terpenting sekarang adalah rehabilitasi dan rekonstruksi, serta penjagaan keamanaan di Aceh.”

Hanya saja, lanjut tim pria yang juga sukses SBY itu, Presiden langsung mengambil langkah-langkah menuju perdamaian”Pada saat itu pula (tsunami), Presiden langsung memerintahkan kontak-kontak dengan petinggi-petinggi GAM, agar keamanan diutamakan, ternyata GAM menyambut dengan baikPresiden SBY memerintahkan kepada menteri-menteri untuk membentuk tim menuju perdamaian di Aceh, termasuk wakil presiden dilibatkan,” cetusnya.

Nah, negosiasi pun berjalan“Dalam proses negosiasi perdamaian di Aceh, Presiden SBY mengikuti terus perkembangan dan memberikan arahan atas laporan wakil presiden dan menteri-menteriPasal-pasal demi pasal dilaporkan ke presiden, lalu lahirlah keputusan presiden, tidak ada keputusan wakil presiden,” tukasnya.(gus/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mega: Lumpur Akan Jadi Bencana Nasional


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler