Kunjungan ke Bangkok, LaNyalla Dapat Rahasia Kemajuan Pertanian Thailand

Senin, 28 November 2022 – 18:02 WIB
Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: Tim DPD

jpnn.com - BANGKOK- Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti mengadakan pertemuan dengan Ketua Senat Kerajaan Thailand Pornpetch Wichitcholchai di Bangkok, Senin (28/11).

Dalam pertemuan itu, LaNyalla yang didampingi Duta Besar RI untuk Thailand Rachmat Budiman, dan sejumlah anggota DPD RI menanyakan langsung kebijakan apa saja yang diambil Negeri Gajah Putih untuk percepatan kemajuan pertanian dan perkebunan mereka, sehingga Thailand mendapat julukan Dapur Dunia.

BACA JUGA: Gelar Expo 2022, Pemuda Tani Indonesia Pamerkan Teknologi dan Inovasi Pertanian

“Terutama bagaimana Thailand menjaga lahan pertanian agar tidak mengalami alih fungsi lahan untuk kebutuhan perumahan atau kawasan industri?” kata LaNyalla yang diterima di ruang pertemuan Gedung Senat Kerajaan Thailand, di kawasan Dusit, Bangkok.

Ketua Senat Thailand mengungkapkan, sektor pertanian adalah prioritas yang langsung ditetapkan oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn. Sehingga pemerintah dan semua aparatur negara bekerja serius untuk sektor ini.

BACA JUGA: LaNyalla Ingatkan Pentingnya Pengetahuan Mitigasi Bencana

“Raja sudah memutuskan agar sektor pertanian harus menjadi unggulan, sekaligus kehidupan petani Thailand harus makmur. Sehingga menjadi sufficiency ekonomi. Karena isu food security di dunia ini menjadi perhatian kami,” ujar Pornpetch.

Juru Bicara Komite Luar Negeri Pikulkeaw Krairiksh menambahkan, karena menjadi prioritas raja, maka sektor ini menjadi unggulan yang didukung semua pihak.

BACA JUGA: LaNyalla Minta Pemerintah Perkuat Pengawasan Koperasi

Sehingga persoalan alih fungsi lahan sangat hati-hati dilakukan. Terutama terhadap lahan produktif dan berpotensi untuk subur.

“Kami juga terus mengembangkan pertanian organik dan terobosan untuk menciptakan bibit-bibit yang tahan iklim. Menurut saya Indonesia juga sangat hebat dalam pertanian, karena banyak juga menciptakan terobosan penemuan bibit (benih) baru yang tahan iklim,” kata Krairiksh.

Dalam pertemuan itu sejumlah anggota DPD juga mendiskusikan banyak hal, mulai dari pariwisata, perlindungan tenaga kerja Indonesia di Thailand, hingga isu HAM terkait muslim suku Rohingya di Myanmar yang menjadi perhatian bersama kedua negara.

Anggota DPD RI asal Bali Bambang Santoso juga sempat menanyakan ihkwal legalisasi opium dan mariyuna di Thailand, terkait dampak positif dan negatifnya.

Atas pertanyaan tersebut, Wakil III Juru Bicara Komite Luar Negeri Kanchanaratt Leevirojana menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga merupakan arahan dari Raja Thailand, dengan memperhatikan tujuan dasarnya, yaitu melakukan konversi ke tanaman yang bernilai ekonomis.

Di akhir pertemuan, LaNyalla menitip pesan kepada Ketua Senat Thailand agar mempromosikan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata religi bagi umat Buddha, khususnya kepada generasi muda Thailand, agar datang ke Indonesia.

LaNyalla hadir ke Bangkok ditemani sejumlah anggota DPD RI, yakni Ria Mayang Sari, Adilla Aziz, Aji Mirni Mawarni, Djafar Alkatiri, Hilmy Muhammad, M. J. Wartabone, Habib Ali Alwi, Fachrul Razi, Bustami Zainuddin, Bambang Santoso, Muhammad Nuh, M. Sanusi, dan Andi M. Ihsan. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler