Kunjungi Indramayu, Menteri Teten Serahkan Program Restrukturisasi Pinjaman untuk KSP

Minggu, 19 Juli 2020 – 14:10 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam kunjungan kerja di Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (18/7). Foto: Kemenkop UKM

jpnn.com, INDRAMAYU - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) terus berupaya membantu koperasi simpan pinjam (KSP) bertahan dan mampu melewati masa pandemi Covid-19.

Salah satu program andalan kementerian pimpinan Teten Masduki itu pada masa pandemi Covid-19 adalah Restrukturisasi Pinjaman Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

BACA JUGA: Ide Menteri Teten agar Koperasi dan UMKM Kian Moncer

Sabtu (18/7), Menteri Teten melakukan kunjungan kerja di Indramayu, Jawa Barat guna menyerahkan bantuan Program Restrukturisasi Pinjaman/Pembiayaan LPDB- KUMKM secara simbolis kepada KSP Mitra Jasa. Menurutnya, restrukturisasi itu merupakan bagian dari upaya Kemenkop UKM dalam memberikan dukungan terhadap koperasi dan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kita ingin meringankan beban koperasi terdampak dengan restrukturisasi utang, agar koperasi bisa bernapas terus, juga UMKM yang jadi anggotanya, karena kita pahami kini semuanya sedang kesulitan ekonomi,” ujar Teten saat menyampaikan kata sambutan.

BACA JUGA: Menteri Teten: Koperasi Harus Masuk ke Sektor Ekonomi Unggulan Nasional

Pada kesempatan sama Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menjelaskan, KSP Mitra Jasa merupakan satu dari 40 koperasi yang mendapatkan fasilitas restrukturisasi dari LPDB-KUMKM. Menurutnya, KSP Mitra Jasa mengalami masalah likuiditas akibat terdampak wabah Covid-19.

Melalui prgram restrukturisasi itu, KSP memperoleh penundaan pembayaran cicilan pinjamannya ke LPDB-KUMKM hingga 6 bulan ke depan.

BACA JUGA: Bu Mardiyah Butuh Pinjaman Berbunga Kecil untuk Bertani, Menteri Teten Siapkan Solusi

“Karena setelah kami analisis, mereka kena dampak Covid-19, anggotanya banyak yang meminta penundaan pembayaran yang mereka sudah lakukan kepada anggota, sehingga kesulitan likuiditas oleh koperasinya. Karena itu wajar sekali kami lakukan restrukturisasi,” terang Supomo. 

KSP Mitra Jasa merupakan salah satu mitra LPDB-KUMKM yang bergerak di sektor simpan pinjam. Jumlah anggota sebanyak 77.959 orang.

Sejauh ini KSP Mitra Jasa telah mengajukan pinjaman ke LPDB-KUMKM sebanyak 4 kali. Pinjaman terakhir pada 2017 yang nilainya sebesar Rp 5 miliar dengan sisa pengembalian Rp 500 juta.

“Inilah kenapa pemerintah harus hadir melalui LPDB, untuk memberikan penundaan pembayaran kepada koperasi, karena mereka sudah memberikan penundaan juga kepada anggotanya,” ucap Supomo.(ikl/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler