Kunjungi Pedalaman Sumatra, Ganjar Disambut Ribuan Warga Berbahasa Jawa

Senin, 06 November 2023 – 22:33 WIB
Bakal capres Pemilu 2024 Ganjar Pranowo disambut ribuan warga keturunan Jawa di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Senin (6/11/2023). Foto: supplied

jpnn.com, MUSI RAWAS - Angkringan Kampung Belimbing di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, pada Senin (6/11/2023) siang mendadak hiruk pikuk. Ada ribuan orang becakap-cakap dalam bahasa Jawa di pedalaman Pulau Sumatra itu.

Warga yang berbahasa Jawa itu juga mengenakan pakaian daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Ternyata mereka adalah transmigran puluhan tahun tinggal di Musi Rawas yang ngebet bertemu dengan bakal capres Pilpres 2024 Ganjar Pranowo.

BACA JUGA: Tetiba Naik ke Panggung, Kiai Abdul Hadiahkan Cincin dari Arafah kepada Ganjar

Ya, gubernur Jateng 2013-2018 dan 2018-2023 itu mengunjungi Kampung Belimbing di Desa Kali Bening, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, untuk menghadiri acara ‘Ganjar Tilik Sedulur’ dalam rangka safarinya di Sumsel.

Arep ketemu Pak Ganjar kaya arep kondangan (mau bertemu Pak Ganjar seperti mau kondangan)," ujar seorang ibu yang mengobrol saat menunggu kedatangan bakal capres yang berpasangan dengan Mahfud MD itu.

BACA JUGA: Kunjungi Pesantren di Muba, Ganjar Bicara soal Solusi bagi Palestina

Seorang ibu lainnya pun menimpali ujaran itu dengan bahasa Jawa.

"Iyalah, arep ketemu sedulur lanang ko Jawa (mau bertemu saudara laki-laki dari Jawa),” ujar seorang ibu.

BACA JUGA: Pak Ganjar Orangnya Asyik, Mau Belajar dari Kreativitas Gen Z dan Milenial

Inyong bungah nemen (saya senang sekali)," timpal ibu lainnya yang berbicara dengan logat Banyumas.

Udara panas dan terik sinar matahari sejak siang tidak membuat ibu-ibu itu patah semangat. Mereka tetap setia menunggu kedatangan Ganjar.

Akhirnya Ganjar tiba di Angkringan Kampung Belimbing sekitar pukul 17.30 WIB. Masyarakat yang sedang berkerumun sembari mengobrol pun langsung bergerak mendekati Ganjar.

Warga langsung mengeluarkan ponsel masing-masing untuk mengabadikan Ganjar, maupun meminta berpose bareng.

"Sugeng rawuh, Pak Ganjar, saya dari Jogja, Pak,” ujar salah satu warga.

“Inyong (saya) Banyumas, Pak. Sokaraja hadir, Pak,” ujar warga lainnya.

Ada pula transmigran dari Magelang, Brebes, dan daerah lain di Jateng. Mereka berteriak bersahutan menyambut Ganjar.

Suwarti (65), transmigran asal Jateng, mengaku sudah lama merindukan Ganjar. Perempuan kelahiran Banyumas itu pun langsung memeluk Ganjar dari belakang.

"Duh, senenge inyong ditekani sedulur lanang (senangnya saya didatangi saudara laki-laki). Inyong wis puluhan tahun ora balik Banyumas (saya sudah lama tidak pulang Banyumas),” ujarnya.

Suwarti mengaku sangat merindukan kampung kelahirannya. “Bungah nemen Pak Ganjar teka kene (senang sekali Pak Ganjar datang ke sini). Ngobati kangen," ucap Suwarti.

Ganjar pun dengan ramah menyalami dan menyapa masyarakat Jawa yang menyambutnya. Pria kelahiran Karanganyar, Jawa Tengah, itu mengaku senang bisa berjumpa dengan begitu banyak warga Jawa di pedalaman Sumatra.

“Di sini saya berjumpa banyak saudara dari Jawa Tengah, ada dari Jogja dan Jatim. Mereka sudah puluhan tahun tinggal di sini dan sukses,” katanya.

Ganjar menuturkan ada hal menarik dari keberadaan para transmigran itu, yakni kemampuan menyatu dengan warga asli Musi Rawas.

“Membangun daerah ini secara bersama-sama," ucap bakal capres dari koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo itu.

Ganjar pun berpesan kepada semua masyarakat trnsmigran tersebut selalu hidup rukun, damai, dan bergotong royong membangun Musi Rawas.

“Kalau kita sudah bermasyarakat, kita semua adalah saudara. Saudara sebangsa dan sekemanusiaan. Saya senang bisa berjumpa dengan mereka dan semuanya sehat serta bahagia," ucapnya.(jpnn.com)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Saat Warga Transmigran di Sumsel Sambut Kedatangan Ganjar, Lihat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler