Kutip Surat Almaidah, Justru Ahok Permainkan SARA

Jumat, 30 September 2016 – 17:52 WIB

jpnn.com - JPNN.com JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon angkat suara soal kutipan surat Almaidah ayat 51 yang dilakukan oleh calon gubernur petahana DKI, Basuki Tjahaha Purnama alias Ahok.

Menurutnya, dengan mengutip surat yang mengatur soal kepemimpinan di Alquran itu, justru Ahok yang memainkan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

BACA JUGA: Fadli Zon Minta Nusron Tinggalkan Kursi Kepala BNP2TKI

"Pernyataan Ahok justru bukan ajakan untuk persaingan sehat, namun malah menyinggung umat Islam," kata Fadli dalam keterangan persnya yang diterima JPNN.com, Jumat (30/9).

Pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua Umum Partai Gerindra mengatakan, Ahok bukanlah orang yang memiliki kompetensi untuk mengutip ayat suci umat Islam dan mengajari tentang agama.

BACA JUGA: Catat! Ini Tiga Tahapan Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu

"Sangat tidak tepat, itu sama saja dengan melarang umat Islam menjalankan keyakinan ajaran agamanya," katanya.

Sebelumnya, Ahok mengaku tak mau diserang dengan isu SARA.

BACA JUGA: Timses Ahok, Dulu Dipimpin Kepala BNP2TKI, Kini Diganti Ketua DPRD DKI

“Jangan tak pilih saya karena  Almaidah 51,” ujar Ahok dalam jumpa pers di kantor DPP Partai NAsDem, 21 September lalu.

Surat Almaidah ayat 51 adalah ayat dalam Alquran yang melarang umat Islam memilih calon pemimpin dari kalangan Nasrani dan Yahudi. Bunyi lengkapnya adalah:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."

(dna/jpg)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingin Jadi Anggota KPU-Bawaslu? Bisa Tahan Rayuan Nggak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler