Lagi, Buaya Makan Manusia

Selasa, 24 Januari 2012 – 15:14 WIB

SANGATTA-Buaya di perairan Kutai Timur (Kutim) kembali memangsa manusia. Kali ini korbannya adalah Usman (50) warga Desa Sekerat, Bengalon, Kutim. Buaya itu diduga dari Sungai Sekurau. Korban disambar buaya pada Minggu (22/1) sekira pukul 18.15 Wita dan ditemukan keesokan harinya sekira pukul 13.30 Wita.

Kapolres Kutim AKBP Budi Santosa didampingi Kapolsek Bengalon AKP Winaryo membenarkan adanya serangan buaya ini. “Memang benar ada serangan buaya,” kata Budi.

Keterangan dari seorang saksi, Jumran, serangan buaya itu datang secara tiba-tiba dan sangat cepat.  Korban yang sedang mandi di pinggir Sungai Sekurau yang agak keruh itu, langsung diterkam dan diseret oleh buaya ke dalam air yang arusnya cukup deras.

“Ada saksi mata yang melihat kejadian itu. Keterangannya, korban yang sedang mandi langsung diterkam dan diseret ke tengah sungai,” kata Budi. Korban pun tak sempat berteriak meminta tolong. Justru Jumran yang berteriak.

Malam itu juga, warga langsung melakukan pencarian. Warga juga ada yang melaporkan ke Polsek Bengalon. Bersama dengan sejumlah aparat kepolisian, pencarian korban dilanjutkan sampai malam.

Karena pencarian malam hari tak membuahkan hasil, pencarian dilanjutkan Senin (23/1) kemarin. Penyisiran dilakukan ke hulu dan ke hilir Sungai Sekurau. Dengan sejumlah perahu, warga menyisir aliran sungai.

Usaha warga tak sia-sia. Sekira pukul 12.30 Wita, jasad Usman ditemukan di Rantau Panjang, sekira 3 kilometer dari lokasi kejadian. Artinya, selama dalam gigitan buaya, jasad Usman dibawa sampai sebegitu jauhnya.

Saat ditemukan, kondisi badan korban masih terbilang utuh,” kata Budi. Hanya lengan kiri korban yang ada bekas gigi buaya. Lengan kiri juga patah pergelangannya. Selain itu, di bagian kepala terdapat luka gigitan buaya. (dea/far)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyerobotan Lahan Terus Terjadi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler