Lahar Dingin Gunung Gamalama Terjang Pemukiman

3 Orang Tewas, 5 Hilang

Rabu, 09 Mei 2012 – 11:39 WIB
JAKARTA - Banjir lahar dingin Gunung Gamalama melanda sejumlah lokasi di Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu dinihari (9/5) pukul 02.00 WIT, disebabkan hujan deras yang terjadi pada malam sebelumnya.

Banjir lahar dingin terjadi di Sungai Tubo hingga Dufa-Dufa yang meliputi tiga wilayah yaitu di pantai Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara, Kelurahan Takoma Kecamatan Ternate Selatan, dan Kelurahan Salahudin Kecamatan Ternate Tengah.

"Korban sementara 3 orang meninggal dunia, 5 orang hilang, 2 orang luka-luka, 20 rumah rusak. Sebagian warga yang rumahnya rusak akibat banjir lahar telah diungsikan ke eks-Kantor Gubernur Maluku Utara dan aula SMK Negeri 2 Ternate," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, DR Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (9/5).

Menurutnya, banjir lahar pada Rabu dini hari ini lebih besar jika dibandingkan dengan banjir serupa pada 27 Desember 2011, pascaletusan Gunung Gamalama. Lahar yang dibawa banjir pada Rabu dini hari tersebut merupakan sisa letusan Gunung Gamalama pada Desember 2011 yang selama ini tertahan di puncak dan lereng gunung.

"Hingga saat ini status Gunung Gamalama yang terletak di Pulau Ternate ini masih Waspada (level II)," jelas. Sutopo.
 
Saat ini, BPBD Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kota Ternate bersama TNI, Polri dan instansi terkait melakukan evakuasi masyarakat yang terkena bencana. Korban hilang masih dilakukan pencarian. Bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena bencana sedang disiapkan BPBD bersama instansi lainnya.(fat/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Marzuki Santai

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler