Lamborghini Akan Hadirkan Urus dalam Versi Listrik, Tahun Ini?

Senin, 16 Mei 2022 – 00:17 WIB
Lamborghini Urus. iliustrasi Foto: Lamborghini

jpnn.com, JAKARTA - Lamborghini dikabarkan tengah menyiapakan model terbaru dari sport utility vehicle (SUV) Urus.

Namun, mobil itu akan hadir bukan dalam mesin konvensional, melainkan full listrik.

BACA JUGA: Pesan Otto Seusai Melantik DK Jakarta, Advokat Tidak Bercita-cita Beli Lamborghini

Kepala Desain Lamborghini Mitja Borkert mengatakan kemungkinan hadirnya SUV Lamborghini Urus full listrik itu akan menambah jajaran produknya.

Hanya saja, mobil yang diklaim ramah lingkungan itu tidak akan hadir dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Duh! Kapal Kargo Angkut Ribuan Porsche Hingga Lamborghini Terbakar, Mohon Bersabar

Laporan sebelumnya menyatakan bahwa Lamborghini sedang dalam proses mengembangkan model full listrik pertamanya yang mungkin diperkenalkan pada 2027.

Tahun lalu, Lamborghini mengumumkan investasi besar-besaran senilai 1,5 miliar euro untuk transisi menuju elektrifikasi.

BACA JUGA: Lamborghini Urus Listrik Bersiap Mengaspal

Belum diketahui model listrik apa yang akan dikembangkan Lamborghini.

Namun, diperkirakan Lamborghini Urus termasuk yang akan menjadi full listrik sesuai rencana perusahaan.

"Cepat atau lambat Urus akan menjadi listrik. Jujur, peraturan di dunia dan juga penerimaan sosial - trennya pasti akan seperti ini," kata Borkert seperti dikutip Hindustan Times, Minggu (15/5).

"Saya tidak mengatakan sekarang bahwa penerus Urus menggunakan listrik, tetapi untuk mobil jenis ini elektrifikasi lebih masuk akal," sambung dia.

Selain berfokus pada Urus listrik, Borkert menyebutkan bahwa pembuat supercar mewah itu akan terus menawarkan kendaraan dengan mesin pembakaran selama memungkinkan secara hukum.

Namun kepala desain tidak menyangkal bahwa elektrifikasi tidak bisa dihindari.

“Orang-orang saat ini masih dilatih bahwa V10 itu emosional, tetapi saya tidak tahu apakah dalam empat puluh tahun anak-anak muda masih akan senang dengan ini," ucap Borkert. (Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler