Larang Sahur on The Road, Djarot: Banyak Mudaratnya

Senin, 29 Mei 2017 – 10:16 WIB
Djarot Saiful Hidayat. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah melakukan koordinasi dengan Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen Suntana terkait penyelenggaraan sahur on the road pada saat Ramadan. Koordinasi itu dilakukan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (26/5).

Dari hasil koordinasi, Pemprov DKI dan Kepolisian bakal menindak tegas pihak-pihak yang melaksanakan sahur on the road. “Ya, ditangkap. Itu ranahnya kepolisian,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Senin (29/5).

BACA JUGA: Soal Gubernur Definitif, Pak Djarot Bilang...

Mantan Wali Kota Blitar itu mengimbau masyarakat agar tidak melakukan sahur on the road. Apabila ingin sahur di luar rumah, menurut dia, bisa dilakukan di masjid atau musala di lingkungan tempat tinggal.

“Tidak boleh di jalan. Karena apa? Sahur on the road lebih banyak mudaratnya,” tutur Djarot.

BACA JUGA: Polisi Anggap Rizieq Tak Punya Iktikad Tuntaskan Kasus Firza

Menurut Djarot, masyarakat yang mengikuti sahur on the road kebanyakan tidak tertib aturan. Contohnya saja, mereka tidak menggunakan helm dan tidak punya surat kendaraan lengkap.

Djarot menilai, sahur on the road juga rawan disisipi oleh gang motor. “Jadi, saya bilang enggak boleh,” ungkapnya.(gil/jpnn)

BACA JUGA: Mau SOTR di Bekasi? Pak Walkot Bilang Begini

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mau Sahur on The Road? Simak Pesan Pak Menag Ini


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler