Lawan Jambret, Dapat Hadiah Tas Baru dari Polisi

Kamis, 26 Januari 2017 – 21:46 WIB
Kapolsek Genteng Kompol Wahyu Endrajaya menunjukkan barang bukti yang sempat dijambret tersangka. Foto: Drian Bintang Suryanto/Jawa Pos

jpnn.com - jpnn.com -Aksi berani Firdausi Nuzula mendapat apresiasi dari Polsek Genteng, Surabaya, Jawa Timur.

Perempuan 24 tahun tersebut nekat melawan penjambret yang beraksi di Jalan Undaan, Genteng. Nah, karena kagum dengan keberaniannya, Kapolsek Genteng Kompol Wahyu Endrajaya menghadiahinya sebuah tas baru, Rabu (25/1).

BACA JUGA: Besok, Jokowi Dijadwalkan Groundbreaking Bandara Baru

Mengenakan sandal jepit, Firdausi datang ke Mapolsek Genteng. Maklum, perempuan yang tinggal di Ploso Timur tersebut masih belum bisa memakai sepatu. Dia masih mengeluhkan sakit karena kakinya terluka. Bahkan, dia sempat dirawat di rumah sakit selama seminggu karena keberaniannya melawan penjahat itu.

Kejahatan yang digagalkan Firdausi tersebut terjadi pada 2 Januari lalu. Ketika itu, dia melintas di Jalan Undaan pada pukul 17.00. Dia baru saja pulang dari tempat kerjanya di daerah Tandes.

BACA JUGA: Asyik! KAI Tambah Gerbong Sambut Imlek

Ketika lewat, tiba-tiba motornya dipepet pengendara yang berboncengan. Mereka berupaya merebut tas Firdausi. "Waktu itu langsung ditarik saja tas milik saya,” kata perempuan yang baru menikah tersebut.

Firdausi berteriak meminta pertolongan kepada pengendara lain yang melintas di jalan tersebut. Namun, tidak ada yang menggubris. Dia lantas mengejar penjambret. Ketika sampai di tikungan, Firdausi langsung menabraknya. Alhasil, penjambret dan Firdausi terjatuh.

BACA JUGA: Tiga Mahasiswa Tewas, Rektor UII Mengundurkan Diri

Untung, di sekitar jalan tersebut, ada polisi yang berpatroli. Penjambret pun langsung bisa ditangkap. Polisi juga mengamankan tas korban sebagai barang bukti.

Kapolsek Genteng Kompol Wahyu Endrajaya mengapresiasi keberanian perempuan tersebut. ”Ini keberanian yang bisa dicontoh masyarakat,” terang Kompol Wahyu.

Dia kemudian memberi korban hadiah tas berwarna ungu. ”Kami lihat tas korban rusak karena perilaku penjahat. Karena itu, kami ganti dengan hadiah tas baru,” kata Kapolse. (bin/c7/git/sep/jpg/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Empat TKA Tiongkok jadi Tukang Sortir Biji Pinang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler