Layanan Bebas Kontak Jadi Pilihan Warga Tiongkok di Tengah Wabah Corona

Senin, 17 Februari 2020 – 23:06 WIB
Tim medis dengan pasien yang akan memeriksa warga terkait penyebaran virus corona. Foto: AFP

jpnn.com, BEIJING - Sejumlah layanan seperti pengiriman sayur bebas kontak, pemindaian wajah di toko swalayan tanpa penjaga dan pengantaran makanan menggunakan jasa kurir semakin populer di Tiongkok di saat para konsumen berupaya membentengi diri dan waspada terhadap wabah virus corona baru.

Di tengah epidemi tersebut, lebih banyak konsumen memilih untuk berbelanja tanpa melakukan kontak, demikian dilansir Shanghai Securities News.

BACA JUGA: Perawat Terinfeksi, Rumah Sakit Hentikan Terima Pasien Baru Corona

Dalam sebuah konferensi pers, Biro Pos Negara Tiongkok menyatakan perlunya mempromosikan secara aktif penggunaan boks kilat pintar (smart express box). Pemerintah Shandong, Chongqing dan kawasan lainnya juga merilis pemberitahuan untuk mendorong layanan pengiriman bebas kontak.

Selain itu, Administrasi Perpajakan Negara turut menganjurkan layanan pembayaran pajak tanpa kontak untuk mengurangi risiko penyebaran virus mematikan itu.

BACA JUGA: Perang Indonesia Melawan Virus Corona Belum Usai, Pemerintah Masih Pantau WNI di Luar Negeri

Dilaporkan bahwa layanan bebas kontak juga ikut membantu menggenjot stok sektor retail baru di pasar saham A-share. (Xinhua/ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Tiongkok Klaim Kasus Corona Menurun, Bamsoet Minta Indonesia Tetap Waspada


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler