Layanan Cargo di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal Terus Tumbuh

Senin, 13 Juli 2020 – 04:31 WIB
Seorang petugas sedang memantau Pelabuhan Terminal Kuala Tanjung. Foto dok Pelindo I

jpnn.com, KUALA TANJUNG - Pertumbuhan arus petikemas, curah cair maupun general cargo dan kunjungan kapal di Semester 1 - 2020 terus tumbuh, hampir dua kali lipat dari 2019.

Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dikelola PT Prima Multi Terminal, yang merupakan anak perusahaan Pelindo 1 terus memacu kinerja operasionalnya, baik itu petikemas, curah cair, maupun general cargo.

BACA JUGA: Pelindo I Optimalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung

Throughput atau arus peti kemas hingga semester I – 2020, mencapai 23.558 TEUs atau setara dengan 22.334 box dengan kunjungan kapal sebanyak 94 call.

Throughput peti kemas yang dilayani KTMT menunjukkan pertumbuhan positif. Selama 2019, KTMT melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 23.937 TEUs atau setara dengan 22.870 box dengan kunjungan kapal sebanyak 112 call.

BACA JUGA: Pegadaian Perluas Akses Produk dan Layanan, Jumlah Agen Naik Signifikan

“Kuala Tanjung Multipurpose Terminal melakukan soft operational dengan melakukan ekspor perdana menggunakan Kapal Wan Hai 505 dengan rute direct call intra Asia India menuju China pada 27 Desember 2018. Sedangkan untuk pengoperasian perdana KTMT ditandai dengan bersandarnya kapal MV Oriental Diamond milik pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) pada 28 April 2019,” ujar Direktur Teknik Pelindo 1, Hosadi A. Putra.

Hosadi menambahkan bahwa KTMT juga telah melakukan ekspor perdana curah cair dengan menggunakan Kapal MT Ocean Integrity membawa komoditas Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 2.000 Metrik Ton (MT) menuju India pada 2 Agustus 2019.

BACA JUGA: Duha Syariah Beri Kemudahan Pembiayaan Online Bebas Riba

Selama 2019, kunjungan kapal yang melayani bongkar muat curah cair di KTMT sebanyak 14 call atau sebanyak 102.200 Ton. Sedangkan sampai dengan semester I pada 2020, throughput curah cair sebanyak 181.885 Ton dengan kunjungan kapal sebanyak 22 call.

Selain itu, bongkar muat general cargo di KTMT juga terus mengalami pertumbuhan positif.

Pada 2019, KTMT melayani bongkar muat general cargo sebanyak 16.970 Ton dengan kunjungan kapal sebanyak 4 call.

Sedangkan sampai dengan Juni 2020, kunjungan kapal untuk bongkar muat general cargo sebanyak 8 call dengan melayani bongkar muat sebanyak 38.252 Ton.

Arus barang dan kunjungan kapal di semester I pada 2020 ini naik dua kali lipat dibandingkan dengan 2019.

“Dengan melihat pertumbuhan throuhput peti kemas, curah cair, maupun general cargo di KTMT, Pelindo 1 optimis akan terus mengalami pertumbuhan yang positif dan meningkat. Sehingga kami akan terus memacu kinerja operasional KTMT dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa. Pelabuhan Kuala Tanjung ini didukung dengan lokasi yang strategis di sepanjang Selat Malaka sehingga kami akan terus bekerja keras untuk mengoptimalkan peluang tersebut,” imbuh Komisaris Utama Pelindo 1, Achmad Djamaludin.

Saat ini sudah ada beberapa  pelayaran petikemas domestik yang rutin masuk di KTMT yakni SPIL, Tempuran Emas (Temas Line), dan Meratus, sedangkan untuk petikemas internasional yakni Forecastle Shipping and Logistics.

"Untuk curah cair, kami melayani bongkar muat CPO dan turunannya milik PT Industri Nabati Lestari, PT Astra Argo Lestari, dan PT Pekebunan Nusantara III, serta melayani general cargo milik Balai Teknik Perkeretaapian, PT Waskita Beton Precast, PT Multimas Nabati Asahan, dan PT Cemindo Gemilang," jelasya.

KTMT juga siap melayani permintaan pelayanan bongkar muat curah kering dari cargo owner.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler