Leonardo DiCaprio, Korupsi di Malaysia dan Marlon Brando...

Minggu, 25 September 2016 – 10:08 WIB
Leonardo DiCaprio (tengah). Foto: thehollywoodreporter

jpnn.com - LEONARDO DiCaprio menjadi bahan omongan. Namun kali ini bukan soal film baru atau gosip asmara. Aktor papan atas Hollywood berusia 41 tahun itu dihubungkan dengan kasus megakorupsi.

Leonardo disebut tersangkut dengan skandal 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Pemeran utama Titanic itu dituding menerima patung Oscar curian milik Marlon Brando. 

BACA JUGA: Dor..Dor! Mal Diberondong Peluru, Ratusan Orang Panik, Lima Tewas

Leo menerima piala kebanggaan para pelakon dunia film tersebut dari pendiri Red Granit Pictures, yakni Riza Azis. Riza dituding mendapat bagian dari dana 1MDB yang digelapkan.

Leo mendapatkan Oscar yang diterima Brando berkat perannya di film On the Waterfront pada 2012. Tepatnya saat dia berulang tahun ke-38 pada 11 November. Red Granit Pictures memberikan piala tersebut sebagai kado. Mereka memang memiliki hubungan dekat karena Leo bermain dalam film produksi The Wolf of Wall Street yang mulai syuting Agustus 2013.

BACA JUGA: Panas, Pasukan Khusus Korsel Siap Membunuh Kim Jong Un

Skandal 1MDB menyeret nama PM Malaysia Najib Razak yang juga ayah tiri Riza. Pihak Departemen Kehakiman AS menyebut Red Granit mendapat suntikan dana USD 238 juta dari 1MDB. Total dana USD 3,5 juta milik institusi yang didirikan untuk meningkatkan investasi di Malaysia itu mengalir ke pihak-pihak tertentu. 

Kini Departemen Kehakiman AS ikut menyelidiki kasus yang menempatkan nama pengusaha Malaysia Low Taek Jho alias Jho Low sebagai pemain kunci tersebut. "’Kalau boleh, kami menginginkannya kembali,’’ kata Avra Douglas, asisten Marlon Brando selama 18 tahun hingga pemain film tampan itu meninggal pada 2004. 

BACA JUGA: Gedung UN di Afrika Rusak, Prajurit TNI Bertindak

Menurut dia, Brando tidak pernah menjual piala yang diterima pada 1955 tersebut. Oscar itu hilang saat dia marah dan melemparnya ke jendela.

Sejak saat itu piala tersebut berpindah-pindah tangan. Terakhir, Oscar itu dijual USD 600 ribu (sekitar Rp 7,8 miliar dengan kurs saat ini) sebelum akhirnya diberikan kepada Leo. Oscar tersebut dipamerkan di rumah Leo, bersisian dengan Oscar miliknya sendiri. Awal tahun ini Leo mendapat penghargaan tertinggi di dunia film itu berkat aktingnya di film The Revenant.

Menurut peraturan yang ditetapkan sejak 1951, penerima atau keluarga penerima Oscar tidak boleh menjual piala tersebut. Kalau sudah tidak menginginkannya lagi, Oscar bisa dikembalikan kepada Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) dan dihargai US 10 atau sekitar Rp 130 ribu. (bangkokpost/thehollywoodreporter/c15/any)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wisman Saigon Gandrungi Spa dan Kemewahan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler