Lestari Moerdijat Ungkap Pentingnya Sertifikasi Bagi Ekonomi Kreatif

Jumat, 14 Juli 2023 – 16:14 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan pentingnya standarisasi dan sertifikasi bagi sektor ekonomi kreatif. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan pentingnya standarisasi dan sertifikasi bagi sektor ekonomi kreatif.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mendorong pelestarian nilai-nilai budaya dan memajukan pariwisata.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Ungkap Pentingnya Transformasi Organisasi Pendidikan

Hal tersebut diungkapkan Lestari Moerdijat saat memberi sambutan secara daring pada acara Sosialisasi/Diseminasi Standarisasi Kompetensi Bagi SDM Ekonomi Kreatif bertema Pentingnya Sertifikasi Kompetensi Bagi SDM Ekonomi Kreatif, di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (14/7).

"Pelestarian budaya dilakukan agar nilai-nilai yang ada dalam tradisi tetap dapat dipertahankan baik dalam tradisi benda mau pun tak benda, meski telah terjadi proses perubahan," kata dia.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Sebut Pemahaman Nilai Sejarah Harus Ditingkatkan, Ini Tujuannya

Selain itu, ujar Lestari, peningkatan daya tarik pariwisata juga harus dilakukan dengan mengedepankan aspek aksesibilitas, atraksi, dan fasilitas penunjang pengembangan.

Mengutip pernyataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pada Januari 2023, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari itu, sertifikasi dan standar kompetensi tenaga profesional diperlukan untuk menciptakan peluang kerja dan usaha bagi SDM pariwisata hingga ekonomi kreatif berkompeten.

BACA JUGA: Hari Parlemen Internasional, Lestari Moerdijat Ingatkan Hal Penting Ini ke Para Wakil Rakyat

Artinya, tegas Rerie, jangkauan standarisasi harus menyasar SDM pariwisata. Semisal pemandu wisata dan budaya yang mampu menjelaskan setiap produk kreatif kepada pengunjung.

"SDM pariwisata yang mampu mempromosikan setiap produk kreatif melalui pameran dan optimalisasi teknologi digital," ujar wanita yang juga menjabat legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu.

Sementara itu, standarisasi SDM ekonomi kreatif dengan kemampuan khusus seperti mengukir, membatik, menenun, memasak, merajut, menjahit, dan sebagainya, jelas Rerie, mesti ditempatkan dalam koridor inovasi dan pengembangan kapasitas sesuai perkembangan zaman.

Secara teknis, tambah Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, standarisasi kompetensi SDM ekonomi kreatif mesti menyasar kemampuan teknis terkait perijinan usaha, manajemen usaha yang mencakup tata kelola promosi, pemasaran, dokumentasi, komunikasi, pelayanan, evaluasi dan monitoring usaha secara berkelanjutan.

Selain itu, ujar dia, juga penggunaan teknologi digital dalam rangka memperkenalkan setiap produk.

Sehingga, menurut Rerie, sertifikasi kompetensi bagi SDM ekonomi kreatif merupakan upaya untuk mendorong pembelajaran berbasis penguatan dan peningkatan kompetensi untuk inovasi dan promosi produk secara berkelanjutan.

Meski begitu, tegas dia, setiap langkah terobosan melalui standarisasi dan sertifikasi SDM pariwisata dan ekonomi kreatif harus tetap mempertahankan makna, sejarah, dan nilai-nilai budaya dalam suatu kelompok masyarakat. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lestari Moerdijat Minta Kendala Sektor Pendidikan Harus Segera Dicarikan Solusinya


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler