Lesus Porak - porandakan Tiga Kecamatan

Kamis, 26 Februari 2015 – 01:42 WIB

MOJOKERTO - Angin puting beliung atau lesus menyapu wilayah timur Kabupaten Mojokerto kemarin sore (24/2). Terpaan angin yang disertai hujan deras itu mengakibatkan belasan pohon tumbang. Bahkan, satu rumah rusak parah karena tertimpa pohon. Tiga kecamatan yang disapu puting beliung tersebut, antara lain, Kecamatan Mojosari, Pungging, dan Ngoro. 

Di Kecamatan Mojosari, empasan angin memorak-porandakan Desa Seduri. Puluhan atap bangunan warga berjatuhan dan terempas. Angin menerjang bagian genting rumah induk, seng, atau atap teras. Kerusakan terparah menimpa rumah milik pasangan Nuradi dan Juminah. 

Rumah berdinding gedek (anyaman bambu) tersebut nyaris ambruk setelah tertimpa pohon besar di belakang rumah mereka. Beban berat pohon mengakibatkan atap hancur sehingga penghuni yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua anak itu harus mengosongkan rumah. 

Nuradi menuturkan, pohon tumbang yang menimpa rumahnya tersebut terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu turun hujan lebat yang disertai angin kencang. ''Kebetulan pas saya dan dua anak saya di dalam rumah," katanya. Dua anak Nuradi itu bernama Drika Selfiana, 17, dan Isnaini Nurlaili. 

Sementara itu, istrinya, Juminah, masih bekerja di sebuah home industry alas kaki di Kecamatan Pungging. Saat hujan deras yang disertai angin kencang tersebut, Nuradi klesetan (bersantai) di ruang tamu, sedangkan kedua putrinya menonton televisi di ruang tengah. ''Tidak lama, terdengar suara kretek-kretek. Setelah itu, atap rumah kami langsung tertimpa pohon," ujar ketua RT 04, RW 05, Dusun/Desa Seduri, tersebut. 

Timpaan pohon setinggi 12 meter itu mengakibatkan atap rumah Nuradi hancur. Genting dan konstruksi bangunan yang berbahan kayu tersebut porak-poranda. Hampir semua ruangan rumah yang sepanjang 10 meter tersebut berantakan. ''Untungnya, kami semua selamat," tandasnya. 

Meski demikian, reruntuhan atap yang masuk ke rumah sempat melukai Isnaini. Kaki kanan siswa kelas VI itu terluka setelah kejatuhan pecahan genting.

Bukan hanya itu, terpaan puting beliung juga merusak lebih dari 40-an rumah warga. Rata-rata kerusakan tersebut terjadi di bagian atap genting dan seng. Sementara itu, tiga warung di Dusun Sumber, Desa Seduri, terlihat hancur. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Tanto Suhariyadi mengungkapkan, selain merusak atap rumah penduduk, terpaan angin itu memang mengakibatkan pohon tumbang di jalan. ''Sampai sore tadi (kemarin), evakuasi masih berjalan," tegasnya. Evakuasi tersebut melibatkan tim relawan. (ris/yr/JPNN/c22/bh)

BACA JUGA: Katanya Dilarang tapi Ada Daerah Boleh Gelar TKB CPNS

BACA ARTIKEL LAINNYA... Belum Ada Agenda Reshuffle Kabinet


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler