Lewat Cara ini KONVO Ajak Vapers dan Produsen Makin Melek Terhadap Produk Vape

Kamis, 27 Januari 2022 – 19:03 WIB
Ilustrasi orang sedang menggunakan rokok elektrik atau vape. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua KONVO (Konsumen Vape Berorganisasi) Hokkop mengajak para vapers semakin sadar dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi rokok elektrik.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pengguna Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) pada 2020 yang lalu mencapai 2,2 juta orang.

BACA JUGA: Ditodong Vicky Prasetyo Alasan Bercerai dari Kalina Ocktaranny, Deddy Corbuzier: Jujur Saja, Kalau Gue..

Beberapa alasan dari pengguna rokok elektrik yang muncul adalah karena ingin mengurangi konsumsi rokok, alasan kesehatan atau bahkan beralih sepenuhnya ke rokok elektrik.

“Karena banyak peminatnya, saya takut akan semakin banyak oknum yang memanfaatkan momen ini untuk meraup keuntungan tanpa bertanggung jawab. Sudah banyak kasus tentang cairan ilegal yang dijual di Indonesia atau penyalahgunaan alat vape oleh para konsumen yang kurang teredukasi,” ungkap Hokkop.

BACA JUGA: Bongkar Tarif Sekali Main, Dinar Candy: Rp 120 Juta, Cuma Satu Jam

Para konsumen rokok elektrik yang bijaksana pasti akan lebih teliti terhadap apa saja yang mereka konsumsi.

Dari mulai pilihan alat vape sampai dengan cairan yang akan digunakan pasti telah melalui proses kurasi pribadi.

BACA JUGA: Kementerian BUMN Diminta Turut Menegur SP Pertamina

Begitu pula dengan cairan vape, beragam tipe dan rasa ada di pasaran.

Demi keamanan, konsumen juga perlu mengetahui apa yang terkandung di dalamnya dan siapa produsennya untuk terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.

Bukan hanya konsumennya saja yang harus berhati-hati dalam menggunakan rokok elektrik, tetapi para produsen pun memiliki andil yang besar dan bertanggung jawab atas produk yang dijual ke masyarakat.

Contohnya dengan cara memberikan informasi yang konsumen butuhkan terkait produk yang dijual, tidak menjual rokok elektrik ke anak di bawah umur atau memudahkan anak dibawah umur tertarik hingga membeli produknya.

“Dengan mudahnya akses ke media sosial saat ini, informasi dan edukasi dari para produsen vape kepada konsumennya menjadi hal yang cukup krusial sebagai bentuk tanggung jawab, meskipun jangan jadi melupakan aksi nyatanya di lapangan,” tutur Hokkop.

Kehadiran KONVO di tengah masyarakat bertujuan menjadi wadah para konsumen rokok elektrik untuk berdiskusi mengenai produk, kendala atau keresahan yang ada di masyarakat, dan apa saja yang sebaiknya diterapkan untuk keamanan dan kenyamanan konsumen terkait rokok elektrik.

Selain itu, KONVO juga terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun, yang ingin menyuarakan suara konsumen rokok elektrik serta siap dalam beradvokasi.

“Kami di sini ingin para vapers merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi vape, seperti tagline yang kami miliki yaitu dari vapers, oleh vapers, untuk vapers,” seru Hokkop.(chi/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler