Lewat Cara ini Pupuk Kaltim Berkomitmen Dukung Pengembangan UMKM

Rabu, 17 November 2021 – 16:14 WIB
Kantor Pupuk Kaltim. Foto dok Pupuk Kaltim

jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) menandatangani komitmen kerja sama pelaksanaan program 'Mendorong Investasi Besar Bermitra dengan UMKM', dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditandatangani SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono dengan calon mitra UMKM, disaksikan perwakilan Kementerian Investasi/BKPM di Hotel Golden Tulip Balikpapan, pada Selasa (16/11), yang digelar oleh Kementerian Investasi/BKPM.

BACA JUGA: Soal Kebakaran di Kilang Minyak Cilacap, Masyarakat Diminta Jangan Berasumsi Liar

Dalam program ini, PKT menjalin kerja sama dengan empat UMKM di Kalimantan Timur, yakni CV Kelana, CV Inayah, CV Ida Sablon dan CV Zaqi.

Pada program ini, UMKM akan mendapat manfaat jaminan atas legalitas usaha yang dimiliki, selain juga opsi untuk bekerjasama dengan perusahaan.

BACA JUGA: Nelayan Binaan Pupuk Kaltim Ikuti Sertifikasi Menyelam

“Kerja sama ini merupakan wujud dukungan PKT terhadap program pemerintah, utamanya dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan usaha masyarakat,” ujar Teguh.

Menurut Teguh, pembinaan UMKM merupakan bagian dari komitmen PKT yang direalisasikan pada berbagai program secara berkesinambungan.

BACA JUGA: Hore Steak, Menu Sultan Harga Teman

Tercatat, PKT telah membina lebih dari 28 ribu UMKM di Kalimantan, bahkan beberapa di antaranya mampu mandiri hingga membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Sejalan dengan konsep pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, PKT juga mendorong penggunaan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) bagi UMKM binaan, agar daya saing produk lokal lebih meningkat serta mampu menembus pangsa pasar yang lebih luas.

“Dari realisasi program yang selama ini berjalan, PKT berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan UMKM, agar sektor usaha masyarakat kian kompetitif dan berdaya saing dengan potensi yang jauh lebih besar,” terang Teguh.

Staf Khusus Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian Investasi/BKPM Azhar Lubis mengatakan kerja sama ini merupakan program utama pemerintah dalam menghidupkan UMKM, dengan melibatkan perusahaan besar untuk memberi dampak bagi kondisi ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Kementerian Investasi/BKPM akan terus menggiatkan dan meningkatkan lagi program kemitraan ini,” tutur Azhar.

Menurut dia, biasanya kemitraan yang dilakukan oleh perusahaan besar berasal dari luar daerah operasi, karena ada beberapa kondisi yang memang harus dipenuhi para pemasok seperti kualitas, waktu dan harga.

Kepala Bidang Promosi DPMPTSP Kaltim Noer Adenany, berharap agar program ini dapat berkesinambungan dan tak berhenti sampai di sini.

“Kerja sama semua pihak sangat penting, agar UMKM bisa cepat naik kelas dan nantinya akan bergiliran membantu UMKM lain,” kata Noer.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler