Lewat Cara ini BPSDMP Kemenhub Dukung Minat dan Bakat Taruna

Jumat, 06 Maret 2020 – 20:29 WIB
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Ir. Sugihardjo secara resmi membuka Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) seluruh Indonesia ke-12. Foto dok BPSDMP

jpnn.com, BANTEN - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Ir. Sugihardjo secara resmi membuka Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) seluruh Indonesia ke-12 dengan tema 'The Rise of Youth Power' di Hanggar TPU Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC) Tangerang, Banten.

OPTK merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan sejak 2008 dan merupakan ajang di mana para peserta dari berbagai perguruan tinggi kedinasan yang ada di indonesia akan bertanding, berlaga, dan berkompetisi.

BACA JUGA: Keren, Lulusan PPI Curug Berhasil Go Internasional

Sugihardjo menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin persaudaraan antar PTK, sehingga tercipta hubungan yang harmonis. 

Selain itu juga untuk meningkatkan sinergi dan membangun networking antar seluruh peserta OPTK, dan meningkatkan wawasan serta minat juga kompetensi peserta OPTK peserta terkait bidang olahraga, seni, dan akademik.

BACA JUGA: Kemenhub Beri Toleransi ke Asosiasi untuk Menormalisasi Truk ODOL

Sugihardjo juga menyampaikan apresiasinya karena kegiatan tersebut menjadi wahana untuk membangun karakter bersama dalam persaudaraan, serta melatih sportifitas dalam berkompetisi. 

Dia juga mengapresiasi inisiatif Taruna melalui organisasi Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI) yang mendeklarasikan anti korupsi dan anti kekerasan di sekolah-sekolah kedinasan.

BACA JUGA: Begini Cara Tiongkok Menopang Industri Penerbangan di Tengah Teror Virus Corona

“Saya mengapresiasi kegiatan positif seperti OPTK ini, dan menggarisbawahi ada dua hal penting yang harus menjadi komitmen semua mahasiswa, taruna dan praja di perguruan tinggi kedinasan. Pertama, tidak lagi ada kekerasan di sekolah kedinasan harus dapat diwujudkan secara nyata dan yang kedua mengenai anti korupsi dengan menghilangkan budaya instan yaitu mau hasil tapi tanpa usaha, kreatifitas dan kerja keras," ucap Sugihardjo.

Sugihardjo mengingatkan kembali bahwa Presiden Joko Widodo telah menekankan pentingnya pengembangan SDM di Indonesia. 

Tidak ada bangsa maju di dunia yang hanya mengandalkan sumber daya alamnya atau tangible asset, tapi harus bersandar pada intangible asset dalam hal ini SMD yang unggul dan kompeten, serta dengan inovasi, dan kekayaan intelektual baru yang tumbuh.

“Untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menugaskan kepada seluruh Perguruan Tinggi yang berada di lingkungan BPSDM Perhubungan untuk melakukan inovasi serta memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran, sehingga dapat mendukung terciptanya SDM transportasi yang unggul dengan meningkatkan skill, knowledge, dan attitude," tutur Sugihardjo.

Pada kesempatan tersebut Sugihardjo berpesan kepada seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh semangat dan selalu menjunjung tinggi sportifitas serta kejujuran, juga selalu menjaga semangat kebersamaan.

Sementara, Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Capt. Avirianto, MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) ke-12 yang akan ditutup pada Minggu, 8 Maret diikuti oleh 2.858 peserta dari 31 Perguruan Tinggi Kedinasan di seluruh Indonesia.

“Mereka akan berlaga di berbagai perlombaan yang dibagi menjadi dua jenis yaitu perlombaan akademik dan non-akademi," jelas Avirianto.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler