Lewat Pelopor Perdamaian Indonesia, Kemensos Hadir Mewujudkan Persatuan & Kesatuan Bangsa

Selasa, 01 Desember 2020 – 21:12 WIB
Mensos Juliari P. Batubara melaunching dan mengukuhkan Pelopor Perdamaian Indonesia di Kompleks Taman Kehati, Kabupaten Mesuji, Lampung dengan tema Pelopor Perdamaian Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Foto dok Kemensos

jpnn.com, LAMPUNG - Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial mengukuhkan peran Korps Relawan Pelopor Perdamaian Indonesia.

Hal ini ditandai dengan launching dan pengukuhan Pelopor Perdamaian Indonesia di Kompleks Taman Kehati, Kabupaten Mesuji, Lampung dengan tema Pelopor Perdamaian Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

BACA JUGA: Top, Mensos Juliari Batubara Raih Predikat Menteri Terpopuler di Media Digital 2020

“Segenap warga negara Indonesia mempunyai cita-cita untuk hidup damai dan sejahtera. Kementerian Sosial RI bersama dengan korps relawan mewakili semangat, tekad, dan kerja keras dalam menjaga keserasian sosial dalam memelihara persatuan dan kesatuan," ujar Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Indonesia memiliki hampir 1.500 suku bangsa yang tersebar di 17 ribu pulau. Ini adalah kekayaan yang harus dijaga bersama dengan toleransi, saling menghargai dan menghormati agar kita dapat hidup damai berdampingan. Cita-cita perdamaian ini bukan tanpa tantangan.

BACA JUGA: Dipindah ke Lapas Kerobokan, Jerinx SID Sempat Tantang Jaksa yang Menuntutnya

Untuk memperkuat peran penting masyarakat dalam mencegah dan mengatasi berbagai persoalan di masyarakat khususnya yang berpotensi terjadinya konflik sosial, Kementerian Sosial RI sejak lama menyadari hal ini.

Pada 21 September 2010, Kementerian sudah membentuk korps relawan Pelopor Perdamaian Indonesia, disingkat PORDAM, yang beranggotakan hampir 1.500 relawan di seluruh wilayah Indonesia. Memasuki usia 10 tahun, semangat para relawan tidak pernah pudar. Maka, dengan semangat Kementerian Sosial 'HADIR', korps ini dikukuhkan kembali, dan diperkuat.

BACA JUGA: Prilly Latuconsina Perkenalkan Nama Barunya

Sebagai aset Kementerian Sosial, korps relawan PORDAM sudah dilatih, diorganisasi, dan didukung untuk memelihara perdamaian termasuk melalui Layanan Dukungan Psikososial.

Pertama, mereka diberi kompetensi untuk membina memelihara Modal Sosial termasuk kearifan lokal, semangat kesetiakawanan dan gotong royong - yang sangat diperlukan dalam suasana tidak menentu akibat pandemi ini.

Kedua, keterampilan Rekayasa Sosial dalam hal pendampingan, fasilitasi dan mediasi diantara berbagai unsur kebhinekaan, termasuk kelompok agama, suku, ras, dan golongan.

Ketiga, mengupayakan Keserasian Sosial sebagai tujuan perdamaian melalui pencegahan, peredaman potensi, dan resolusi konflik serta pemulihan pada situasi pasca konflik.

Bertempat di Taman Keragaman Hayati, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, sejak 29 November sampai 2 Desember 2020, hadir lebih dari 200 perwakilan Pelopor Perdamaian dari berbagai daerah.

Kemuncak pengukuhan PORDAM itu ditandai dengan penandatanganan prasasti Pelopor Perdamaian dan prasasti Keserasian Sosial oleh Menteri Sosial.

Mensos juga menyampaikan bantuan Sosial berupa 1.000 paket sembako, 6.000 masker, tiga lokasi bantuan Keserasian Sosial dan empat kelompok bantuan Kearifan Lokal dengan total bantuan sebesar Rp910 juta.

Mensos memilih Kabupaten Mesuji sebagai tuan rumah perhelatan perdamaian nasional serta prasasti Pelopor Perdamaian dan Keserasian Sosial. Ini bukan tanpa alasan. Kabupaten Mesuji telah berhasil mengupayakan keserasian sosial dan perdamaian setelah bertahun-tahun hidup dengan konflik sosial. Kabupaten ini patut menjadi teladan.

“Pengukuhan Pelopor Perdamaian mewakili tekad Kementerian Sosial RI untuk bersama relawan PORDAM mencegah dan meredam potensi konflik sosial. Perjalanan menuju keserasian sosial masih panjang, apalagi pada musim pandemi ini," serunya.

Menteri Sosial menutup dengan suatu ajakan agar seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa memberikan sumbangsih dalam memelihara kehidupan damai dan, bersama Kementerian Sosial yang mewujudkan keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler