Lewat Program CSR, Kalbe Farma Buktikan Komitmen Keberlanjutan di Wonogiri

Rabu, 08 Maret 2023 – 20:22 WIB
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengadakan program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai komitmen keberlanjutan di bidang kesehatan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). Foto dok Kalbe

jpnn.com, WONOGIRI - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengadakan program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai komitmen keberlanjutan di bidang kesehatan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST).

Hal itu dibuktikan Kalbe dengan membuat dua sumber air bersih, masing-masing di Desa Boto, dan Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah. 

BACA JUGA: Dukung Penurunan Stunting, Kalbe Lanjutkan Intervensi Gizi di Tangerang

Pemerintah Kabupaten Wonogiri berterima kasih atas bantuan dari Kalbe.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kalbe karena telah melakukan program CSR untuk pembangunan sarana air bersih. Di Kabupatren Wonogiri, rawan air bersih. Dahulu, pernah ada pembangunan sarana air bersih, tapi karena jangkauan sumber air cukup kecil, menjadi tidak maksimal. Pembangunan sumber air bersih ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Boto dan Desa Watuagung,” ujar Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, Senin, (6/3).

BACA JUGA: Pertumbuhan Kredit Bank Jatim Tumbuh Signifikan Sepanjang 2022

Peresmian saluran air bersih akan dilakukan di Desa Boto, Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis, (9/3).

Di Kabupaten Wonogiri, ada delapan kecamatan. Namun, baru ada dua sumber air bersih yang bisa dimanfaatkan dengan maksimal di Kecamatan Baturetno, yaitu di Desa Boto dan Desa Watuagung.

BACA JUGA: Kebut Perbaikan Jalan Berlubang yang Banyak Dikeluhkan Warga, Ganjar: Beres Sebelum Lebaran

“Kami berharap ada bantuan lagi dari Kalbe untuk wilayah lain di Wonogiri. Sebab, kami terkendala dengan masalah dana sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan sumber air bersih di Kabupaten Wonogiri,” jelas Setyo.

Pembangunan akses air bersih sudah mulai dilakukan sejak 2013 di Desa Watuagung dengan jumlah anggaran Rp 50 juta. Awalnya, hanya lima kepala keluarga berhasil mendapat aliran air bersih yang dikelola oleh Paguyuban Tirta Asri, Watuagung.

“Namun, kini, sekitar 80 kepala keluarga di desa tersebut sudah mendapat aliran akses air bersih,” jelas Matheus Dwi Pramono dari Paguyuban Tirta Asri, Watuagung.

Kemudian, pembangunan akses air bersih dilanjutkan ke Desa Boto, Wonogiri, pada September 2022.

Sebanyak 8.520 Insan Kalbe bergerak mengumpulkan dana donasi sebesar Rp 211.657.966 yang didapat dari berbagai macam usaha.

Membangun sumber air bersih di Desa Boto dan Desa Watuagung, Wonogiri, Jawa Tengah, merupakan salah satu peran Kalbe untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

“Kalbe tetap berkomitmen mendukung Sustainable Development Goals atau SDGs, salah satunya dengan menyediakan akses air bersih guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Assistant Manager of Sustainability Kalbe Farma, Arie Wibowo.

Arie menjelaskan, program akses air bersih ini berawal dari kegiatan Kalbe sebelumnya, seperti pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan, di tiga lokasi di Wonogiri.

Dari salah satu komunitas di wilayah itu, Arie mendapat informasi tentang perlunya akses air bersih, yang dikembangkan menjadi inisiatif untuk menciptakan akses air bersih.

Pada 2020, Kalbe berkolaborasi dengan Kalbis Institute melakukan aksi menanam air di sepanjang jalur hijau Desa Boto, Wonogiri, Jawa Tengah.

Sebanyak 1.000 bibit pohon yang terdiri atas pohon jati dan gayam ditanam dengan melibatkan kolaborasi dunia usaha, akademisi dan warga setempat.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kalbe Farma   Kalbe Group   kalbe   CSR   SDGs  

Terpopuler