Lihat, Perampok Kejam Dibekuk saat Berada di Kantin Sekolah

Sabtu, 29 Februari 2020 – 07:29 WIB
Anggota Resmob Polresta Palangka Raya bersama Polresta Kutai Kartanegara menangkap pelaku perampokan dan pembunuhan,Jumat (28/2/2020). Foto: ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya

jpnn.com, PALANGKA RAYA - Riduan (46), pelaku pembunuhan terhadap seorang penjaga sarang walet di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ditangkap polisi.

Pembunuh Tohir itu ditangkap saat berada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

BACA JUGA: Perampok Toko Emas Menembak Tukang Sapu, Dor! Kena

"Pelaku pembunuhan itu bernama Riduan (46) yang melarikan diri ke Kalteng, usai melakukan perbuatan kejam terhadap korban bernama Tohir (68)," kata Kabag Ops Polresta Palangka Raya Kompol Hemat Siburian di Palangka Raya, Sabtu (29/2).

Hemat Siburian mengatakan pelaku pembunuhan sekaligus perampok sarang walet itu, tercatat sebagai warga Jalan Asak, Kabupaten Barito Timur.

BACA JUGA: Suhaimi Sekarat Dibacok Perampok, Dua Kilogram Emas Raib Dibawa Kabur

Pelaku ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) Polresta Palangka Raya bersama Polres Kutai Kartanegara, tanpa perlawanan saat berada di kantin salah satu sekolah di wilayah setempat.

"Sebelum dilakukan penyergapan, kami juga menerima informasi bahwa yang dicari oleh Polres Kutai Kartanegara melarikan diri ke Kalteng, hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan," katanya.

BACA JUGA: Begini Kondisi Terkini Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi

Pelaku yang bdibekuk tim gabungan tersebut tergolong pelaku perampokan yang sangat sadis. Saat melancarkan perampokan yang sudah direncanakan dengan rekan-rekannya selama ini, tak segan ia melukai hingga membunuh para korbannya.

"Peristiwa perampokan hingga mengakibatkan korbannya meninggal dunia itu terjadi pada 19 Februari 2020. Saat beraksi pelaku bersama komplotannya menggunakan senjata tajam jenis celurit," kata dia.

Perwira Polri berpangkat melati satu itu menuturkan, begitu tertangkap, Riduan diserahkan kepada Polres Kutai Kartanegara.

Polisi juga menangkap dua pelaku lain saat berada di Barito Timur dan Barito Utara. Komplotan perampok sadis ini berjumlah enam orang. Tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

"Mereka tergolong perampok yang sadis dalam melancarkan aksinya, tak segan menghabisi nyawa korbannya dengan menggunakan senjata tajam," kata Siburian.

Guna membantu pihak Polres Kutai Kartanegara, jajaran Polresta Palangka Raya juga akan terus mencari tiga orang rekan pelaku itu yang buron. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler