Lima Camilan dari Jabar Tembus Pasar Korea Selatan, Ini Lho Produknya...

Sabtu, 03 April 2021 – 16:44 WIB
Lima camilan berjenis keripik singkong, ubi, tempe, pisang, dan kerupuk kulit, berhasil menembus pasar Korea Selatan. Foto: Antara

jpnn.com, BANDUNG - Lima camilan berjenis keripik singkong, ubi, tempe, pisang, dan kerupuk kulit, berhasil menembus pasar Korea Selatan.

Kelimanya merupakan produk UMKM asal Jawa Barat.

BACA JUGA: Melalui Berbagai Inisiatif, BRI Dorong Pemulihan Ekonomi UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji mengatakan, camilan tersebut merupakan hasil pendampingan yang dilakukannya melalui program UMKM Juara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

"Totalnya (yang akan diekspor) ialah sebanyak tiga kontainer, satu kontainernya sekitar 20 ton. Kalau dirupiahkan sekitar Rp850 juta," kata Kusmana di Kota Bandung, Sabtu (3/4).

BACA JUGA: BRI Beberkan Kunci Pemulihan Ekonomi, Sektor UMKM Jadi Prioritas

Kusmana mengatakan ekspor lima camilan ke Korea Selatan ini berasal dari kajian yang dilakukannya, terkait kebutuhan pasar global.

"Lalu juga dengan diaspora, selain dengan ITPC," ucap dia.

BACA JUGA: Bamsoet Ajak MBI Bangkitkan Sektor UMKM dan Pariwisata Bali

Hasilnya, lanjut Kusmana, camilan khas Jawa Barat tersebut disukai warga Korea Selatan, terutama di musim dingin.

"Itu karena cocok untuk pasangan minuman penghangat," ujar dia.

Sebelum memasuki pasar ekspor, menurutnya, kelima produk tersebut lahir dari program UMKM Juara yang diikuti 3.000 produk UMKM. Pihaknya melakukan pendampingan selama enam bulan.

"Jadi yang diekspor ini dikurasinya di UMKM Juara," kata dia.

Kusmana menyebutkan, syarat khusus untuk masuk UMKM Juara selain harus memproduksi sendiri, juga harus kontinyu dan memiliki omzet yang baik.

Setelah melalui kurasi, Pemprov Jabar menggandeng pemasok ekspor untuk membantu persiapan. Perusahaan swasta itulah, kata dia yang membantu aspek legal dan perizinan produk sehingga layak untuk dikirim ke negara tujuan.

Lebih lanjut dia mengatakan jumlah pelaku UMKM di Jawa Barat mencapai 4,5 juta yang tersebar di beberapa wilayah seperti Bogor sebanyak 368.740 dan Sukabumi 266.945.

"Paling banyak Bandung Raya hampir 700 ribu," sebut dia.

Kemudian, lanjut dia, pelaku UMKM itu bergerak di berbagai sektor, terbanyak perdagangan sebanyak 2,19 juta.

"Penyedia jasa akomodasi dan makanan minuman sebanyak 867 ribu dan industri pengolahan 612 ribu," jelas Kusmana.

Ditemui disela-sela acara Karya Kreatif Jabar 2021 dan Pekan Kerajinan Jabar "UKM Jabar Paten" dalam rangka Kampanye Gernas BBI bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kusmana mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas produk UMKM untuk bisa tembus pasar luar negeri.

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) merupakan semangat kebersamaan dan sinergitas dalam memulihkan perekonomian nasional, khususnya melalui penguatan UMKM lokal. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
UMKM   pasar global   Korsel   Cemilan  

Terpopuler