Lima Duta Besar Terpesona Gebyar Budaya Garut

Jumat, 24 Februari 2017 – 18:08 WIB
Suasana pembukaan Gebyar Budaya Garut 2017 di Jl. Ahmad Yani, Garut, Jawa Barat, Rabu (22/2). Foto: Indo Pos

jpnn.com - jpnn.com - Pembukaan Gebyar Budaya Garut 2017 berlangsung meriah.

Lima Duta Besar negara sahabat, Bupati Garut, Bupati Karawang hingga pejabat eselon I Kemenpar ikut menghadiri festival.

BACA JUGA: Tri Handono, Diplomat Gamelan di Pittsburgh, Amerika Serikat

Begitu juga 100.000 masyarakat yang menyemut di sepanjang Jalan Ahmad Yani tersebut.

Lima duta besar itu adalah Dubes Austria Angelica de Buschette, Dubes Cuba Nirsia Castro Guavara, Dubes Mongolia Sadgar Batdetseg, Dubes Polandia Morawski Romuland, serta Dubes Suriname Shefferon.

“Kami sangat bangga dan senang Gebyar Budaya Garut 2017 dihadiri sejumlah duta besar dan counsellor dari negara-negara sahabat. Value acara ini jadi semakin tinggi dan banyak diliput media. Kegiatan festival kami juga akan terangkat. Keragaman budaya dan keindahan Garut jadi akan semakin dikenal di mana-mana,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti, di sela Pembukaan Gebyar Budaya Garut 2017, Rabu (22/2).

Esthy didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Kemenpar, Wawan Gunawan, Bupati Garut Rudi Gunawan, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, serta sejumlah SKPD Garut.

Itu belum termasuk Diplomat Australia, Counsellor China, Counsellor Jerman, Deputy Chief of Mission USA, Deputy Chief of Mission Venezuela, Deputy Chief of Mission Vietnam, Deputy Chief of Mission Libya dan Deputy Chief of Mission India.

“Kehadiran para Dubes asing ke Gebyar Budaya Garut 2017 menjadi peluang promosi bagi pariwisata Garut. Akses Garut bisa ditempuh dari Bandung dan Jakarta. Amenitasnya ada banyak fasilitas hotel, restoran, yang berkualitas seperti Kampung Sampireun dan Kamojang Green Hotel & Resort. Atraksi utamanya adalah budaya,” ujarnya.

Dampak lainnya? menurutnya ada media value yanga sangat tinggi. Maklum, semua duta besar yang hadir ke Garut ikut memboyong media-media dari negaranya masing-masing.

“Yang saya dengar, semua Duta BEsar ikut membawa tim media dari negara masing-masing. Ini menandakan Gebyar Budaya Garut sudah mendunia. Lima Duta Besar dan sejumlah Counsellor sampai rela datang jauh-jauh ke Garut, khusus untuk acara ini saja,” kata Esthy.

Esthy yang mewakili Menpar Arief Yahya itu mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Budaya Garut 2017.

Sebagai festival yang setiap tahun diselenggarakan, dia yakin akan terus ada perbaikan dan penyempurnaan.

Terutama terkait dengan commercial value-nya, bahwa festival itu tidak hanya berhenti pada cultural value, atau keunikan festival itu sendiri.

“Ke depan akan kami dorong TA/TO untuk membuat paket-paket pariwisata yang mendatangkan turis baik mancanegara maupun nusantara. Dengan begitu, ekonomi masyarakat pun ikut terdongkrak,” kata Esthy.

Lantas apa menariknya gebyar budaya ini? Mengapa juga sejumlah Duta besar itu mau jauh-jauh berkunjung ke Garut?

“Saya ke sini karena ingin melihat budaya Indonesia yang terkenal sangat beragam. Di samping itu, saya penasaran dengan alam Garut yang kata orang menyimpan panorama yang bagus,” ucap Duta Besar Mongolia Sadgar Batdetseg.

Wanita yang mengaku sudah dua kali bertemu Menpar Arief Yahya itu termasuk beruntung.

Karena di Gebyar Budaya Garut 2017, dia bisa menyaksikan 22 seni unggulan Garut, budaya 5 kabupaten/kota di Jabar, serta kesenian 6 provinsi di indonedia.

“Ternyata budaya Indonesia sangat wonderful. Saya suka dengan sajian tarian khas Bali,” sambungnya.

Wisata alamnya pun tak kalah keren dari atraksi budayanya. Ada banyak pilihan destinasi berpanorama keren.

Mulai dari Gunung Papandayan, Pemandian Air Panas Cipanas, Situ Bagendit, Candi Cangkuang, Kawah Putih Talaga Bodas, Arung Jeram Sungai Cimanukm, dan Pantai Santolo.

Semuanya memiliki keindahan alam kelas dunia.

“Pokoknya tidak rugi kalau datang ke daerah kami. Akan ada banyak keunikan yang tidak bisa dijumpai di daerah lain,” timpal Bupati Garut Rudi Gunawan. (jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Garut   Budaya  

Terpopuler