Lindungi Diri Anda dan Keluarga Setelah Isoman dengan 10 Cara Mudah ini

Senin, 19 Juli 2021 – 04:31 WIB
Isolasi mandiri (isoman) Ilustrasi. Foto: Ricardo jpnn.com

jpnn.com - Isolasi mandiri (Isoman) dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus kepada orang lain.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan isoman selama 10-14 hari, atau sampai gejala ringan sembuh.

BACA JUGA: Jangan Salah Pilih, Ini Hewan yang Sah untuk Kurban

Dan setelah menjalankan isolasi mandiri, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk melindungi keluarga dan menjaga daya tahan tubuh sendiri, antara lain:

1. Ganti Seprai Tempat Tidur

Setelah isolasi mandiri 14 hari atau merasa sudah tidak ada gejala, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan kamar atau ruangan isolasi.

BACA JUGA: Benarkah Mengonsumsi Gula dan Susu Berbahaya Bagi Penderita Kanker?

Menurut dr. Devia Irine Putri, Anda perlu mengganti seprai. Pisahkan seprai dan pakaian kotor dari cucian anggota keluarga lain.

Gunakan sarung tangan dan detergen agar kotoran tidak menempel di kulit, serta kuman dan virus mati.

BACA JUGA: Kiat Isoman untuk Dewasa dan Anak-anak, Hentikan Jika Ada Gejala Ini

“Bersihkan ruangan untuk mencegah infeksi berulang dan melindungi anggota keluarga lainnya. Idealnya, seprai memang perlu diganti setiap 1-2 minggu,” ucap dr. Devia.

2. Ganti Sikat Gigi dan Obat Kumur Antiseptik

Saat isolasi mandiri, biasanya dokter akan menyarankan penggunaan obat kumur antiseptik untuk membersihkan mulut dari berbagai patogen.

Setelah isolasi mandiri, jangan lupa buang obat kumur antiseptik dan sikat gigi yang lama. Hal ini untuk mencegah penularan penyakit.

3. Semprot Ruangan dengan Disinfektan

Bersihkan ruangan dengan menyemprotkan cairan disinfektan pada benda-benda yang Anda gunakan.

“Pakai masker dan sarung tangan saat membersihkan ruangan. Perhatikan ventilasi udara (agar tidak keracunan).

Bersihkan dengan disinfektan, terutama pada permukaan yang sering dipegang, misalnya meja atau gagang pintu,” jelas dr. Devia.

4. Masukkan Sampah ke Satu Wadah Terpisah

Anda wajib mengganti atau mencuci bersih peralatan pribadi yang digunakan selama isolasi mandiri.

Jika peralatan sudah tidak digunakan, pastikan untuk dibuang dan dimasukkan ke satu wadah atau plastik tersendiri. Jangan digabung dengan wadah sampah anggota keluarga lain.

Gunakan sarung tangan, lalu semprotkan cairan disinfektan pada wadah sampah sebelum dikeluarkan dari ruangan isolasi.

5. Jangan Paksa Diri Melakukan Aktivitas Berat

Setelah isolasi mandiri atau dinyatakan negatif COVID-19, jangan langsung melakukan aktivitas berat atau yang membebani diri.

Pahamilah, Anda memang membutuhkan istirahat cukup. Ingatlah tubuh baru saja berjuang melawan penyakit yang menyerang sistem kekebalan.

Beri diri cukup waktu untuk memulai kegiatan sehari-hari secara bertahap.

Jika ingin berolahraga, pilihlah jenis yang ringan, seperti berjalan kaki, yoga, atau lainnya. Pastikan tidak melakukan banyak olahraga selama beberapa hari setelah sembuh.

6. Tetap Gunakan Masker

Setelah pulih dari COVID-19, tetap periksa kadar oksigen. Jaga jarak dari anggota keluarga selama beberapa hari dan pakai masker di rumah.

Lalu, istirahat minimal 10 hari untuk memastikan tubuh sudah benar-benar fit kembali.

7. Lakukan Latihan Paru-Paru

Hal penting lain yang dilakukan setelah isolasi mandiri adalah latihan paru-paru. Langkah ini bertujuan memperkuat paru-paru.

Lakukan latihan pernapasan seperti yoga sederhana hingga gerakan latihan meniup lilin.

Anda dapat menggunakan spirometer untuk mengukur aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

8. Hubungi Dokter Jika Kembali Mengalami Gejala COVID-19

Jika kembali mengalami gejala COVID-19 seperti lemas, batuk, atau kelelahan setelah 14 hari isolasi mandiri, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan arahan tepat.

Sebab, Anda bisa saja mengalami kejadian yang disebut long covid.

9. Tetap Konsumsi Vitamin dan Mineral yang Cukup

Konsumsi multivitamin, vitamin C, dan tablet zinc sesuai anjuran dokter. Jangan berhenti minum suplemen hanya karena Anda telah dites negatif COVID-19.

10. Berpikiran Positif

Setelah pemulihan COVID-19, Anda mungkin merasa cemas, tertekan, atau trauma dengan gejala atau pengalaman isolasi mandiri.

Untuk menjaga kesehatan mental, Anda dapat melakukan meditasi atau hal-hal favorit agar pikiran tetap positif. Jika ingin keluar rumah, pastikan menggunakan masker dan jauhi kerumunan.(klikdokter)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menelan Air Mani Bisa Bikin Anda Hamil?


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler