Liverpool Akhirnya Menang, Tottenham Hotspur jadi Korban

Jumat, 29 Januari 2021 – 08:59 WIB
Penyerang Liverpool Roberto Firmino berusaha melewati pemain Tottenham Hotspur. Foto: diambil dari premierleague

jpnn.com, LONDON - Liverpool mengalahkan tuan rumah Tottenham Hotspur dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-20 Premier League di Stadion Tottenham Hotspur, London, Jumat (29/1) dini hari WIB.

Liverpool, yang sebelumnya melewati setidaknya 483 menit dalam keadaan paceklik gol, meraih kemenangan lewat gol-gol Roberto Firmino, Trent Alexander-Arnold dan Sadio Mane yang cuma bisa dibalas sekali oleh Tottenham melalui Pierre-Emile Hojbjerg.

BACA JUGA: Bursa Transfer: Incaran MU ke Liverpool, Bek Chelsea ke Barcelona

Hasil yang menyudahi tren nirmenang Liverpool dalam lima pertandingan sebelumnya itu membuat mereka naik lagi ke peringkat keempat dengan koleksi 37 poin.

Sedangkan Tottenham (33), yang musim ini selalu kalah melawan Liverpool, kini tertahan di urutan keenam klasemen sementara.

BACA JUGA: Manchester City Gusur MU dari Puncak Klasemen

Kegagalan Mane memanfaatkan peluang pertama laga itu hampir dibayar mahal oleh Liverpool lantaran sesaat kemudian gawang mereka dijebol oleh Son Heung-min.

Beruntung Liverpool diselamatkan VAR yang menemukan Son sempat terjebak offside dalam proses serangan, sehingga wasit Martin Atkinson menganulir gol tersebut.

BACA JUGA: Tuchel Hanya Mampu Bawa Chelsea Raih 1 Poin di Debut Perdananya

Setelah banyak peluang terbuang dan kiper kedua tim tampak solid mengawal gawangnya, babak pertama sepertinya akan berakhir nirgol tetapi injury time empat menit yang disebabkan VAR dan cederanya Harry Kane mampu dimanfaatkan Liverpool untuk membuka keunggulan.

Tepat pada menit keempat injury time, Serge Aurier teledor membiarkan Mane lepas dari kawalannya untuk mengirim umpan tarik yang tidak diantisipasi baik oleh Joe Rodon memberi kesempatan Firmino mencocor bola di mulut gawang.

Cederanya Kane berusaha diatasi Jose Mourinho dengan memasukkan Erik Lamela pada awal babak kedua, bersamaan dengan Harry Winks yang menggantikan Aurier.

Di kubu Liverpool, Juergen Klopp juga mengambil langkah berani dengan menurunkan bek pelapis Nathan Phillips menggantikan Joel Matip, yang tampaknya belum cukup bugar untuk tampil 90 menit penuh.

Pergantian dua pemain tersebut cukup membuat koordinasi pertahanan Tottenham tidak siap memasuki babak kedua yang berujung dengan keberhasilan Alexander-Arnold menggandakan keunggulan Liverpool pada menit ke-47.

Mane melenggang melewati barisan pertahanan Tottenham untuk melepaskan tembakan melengkung yang tak dihentikan sempurna oleh kiper Hugo Lloris dan bola pantul disambar oleh Alexaner-Arnold, yang beberapa pekan terakhir jadi sasaran kritik di tengah periode performa negatif Liverpool.

Namun, Tottenham memberi jawaban instan dua menit kemudian ketika para pemain Liverpool gagal meredam serangan yang dibangun Steven Bergwijn dan bola sodoran disambar dengan tembakan keras oleh Hojbjerg ke area tiang jauh tak terjangkau kiper Alisson Becker.

Pada menit ke-59, para pemain Liverpool melakukan selebrasi lagi ketika Mohamed Salah menyelesaikan umpan sodoran Mane dengan sempurna. Namun gol itu kemudian dianulir oleh VAR dan wasit Martin Atkinson karena Firmino divonis melakukan pelanggaran handball dalam proses serangan.

Enam menit kemudian, Liverpool betul-betul mencetak gol ketiga mereka melalui tembakan keras Mane yang memanfaatkan keteledoran Rodon yang gagal mengantisipasi umpan silang memantul dari Alexander-Arnold.

Dengan keunggulan 3-1, Liverpool lebih tenang dan berkonsentrasi mengawal pertahanan mereka yang tak banyak mendapat ancaman karena Son tidak memiliki rekan mumpuni untuk membangun serangan Tottenham.

Kedua tim akan memainkan pertandingan selanjutnya pada Minggu (31/1) saat Liverpool bertandang ke markas West Ham United dan Tottenham menyambangi kandang Brighton & Hove Albion. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler