Longsor, Akses Jalan Menuju Kawasan Wisata Puncak Darajat Garut Putus Total

Jumat, 19 November 2021 – 22:23 WIB
Kondisi jalan penghubung antara Puncak Darajat dengan Kawah Darajat akibat bencana longsor yang terjadi di Blok Cikupakan, Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jumat (19/11/2021). Foto: Dok. Kecamatan Pasirwangi

jpnn.com, GARUT - Jalur puncak darajat menuju kawah darajat terputus akibat bencana longsor yang terjadi, Jum'at (19/11) pukul 11.45 WIB. 

Lokasi terjadinya longsor terletak di Kabupaten Garut, tepatnya di Blok Cikupakan, Desa Karyamejar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. 

BACA JUGA: 3 Pria dan Tiga Wanita Tepergok Berbuat Terlarang di Kebun Sawit

Berdasarkan keterangan resmi dari Kominfo Garut, longsor menutup akses jalan penghubung antara puncak darajat menuju kawah darajat. 

"Posisinya di Blok Cikupakan dan merupakan perbatasan antara Desa Karyamekar dan Desa Sarimukti," ujar Camat Pasirwangi Saepul Hidayat pada keterangannya, Jumat (19/11). 

BACA JUGA: Polisi Setop Minibus Mencurigakan, Setelah Diperiksa, Isinya Mengejutkan

Saepul menerangkan, akibat kejadian tersebut ada beberapa pegawai yang terjebak akibat terputusnya jalan yang biasa dilalui oleh petani dan pekerja proyek PT Star Energy. 

"Di atas masih ada pegawai yang melakukan proyek dan mungkin kesulitan untuk turun, untuk alat-alat berat tidak bisa turun ke bawah karena terputus," jelasnya. 

BACA JUGA: Bu Risma Tinjau Lokasi Longsor Deli Serdang, Minta Warga Direlokasi

Ia menambahkan, selain di daerah Desa Karyamekar, longsor juga terjadi di beberapa daerah lain di Kecamatan Pasirwangi, seperti di daerah jalan menuju kawah darajat, dan juga di daerah Desa Padaawas. 

Beberapa kejadian longsor ini diakibatkan oleh debit air yang sangat tinggi, disebabkan derasnya hujan yang terjadi di daerah tersebut. 

Kata Saepul, panjang jalan yang terputus kurang lebih sekitar 100 meter dengan ketinggian ke bawah itu sekitar 70 meter. 

Sementara, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Satria Budi mengatakan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pasirwangi dan juga dengan pihak PT Star Energy. 

"Setelah koordinasi dengan pihak Forkopimcam penanganan sedang dikoordinasikan dengan pihak Star Energy karena kawasan tersebut merupakan wilayah Star Energy," ujar Satria. 

Menurut Satria, daerah terjadinya longsor memiliki kerawanan terjadinya longsor susulan.

Itu dikarenakan cuaca yang terus memburuk serta tanah yang terlihat masih ada longsoran kecil. 

BACA JUGA: Janda Cantik Ini Pilih Berbuat Nekat di Kamar saat Subuh, Tak Disangka, Ini Penyebabnya

"Selain itu, akibat dari longsor ini adanya kebocoran pipa uap yang menyalurkan ke PT Star Energy," ungkapnya. (mcr27)


Redaktur : Budi
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler