Longsor Terjadi Saat Warga Tertidur Lelap, 10 Orang Tewas

Senin, 28 September 2020 – 08:57 WIB
Warga mengevakuasi jasad korban tanah longsor di kawasan Jalan Matahari, Kampung Sikip, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (28/9). Foto: ANTARA/HO Satpol PP - PMK Tarakan

jpnn.com, TARAKAN - Bencana tanah longsor terjadi di tiga lokasi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (28/9) dini hari.

Sepuluh orang tewas akibat bencana tersebut.

BACA JUGA: Polisi Gerebek Vila di Bandung, 19 Orang Lagi Pesta Terlarang

"Laporan sementara yang kita terima ada sepuluh orang korban dari Jalan Matahari, Juata Permai, dan Gunung Selatan," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan Hanip Manisan seperti dilansir Antara.

Menurut Hanip, tanah longsor terjadi di Kelurahan Juata Permai RT 17, Kecamatan Tarakan Utara, sekitar pukul 01.30 WITA dan menyebabkan empat orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Sandra Diva Tewas Secara Mengenaskan, Saksi Ungkap Kronologi Kejadian

Berdasarkan data Polsek Tarakan Utara, korban yang meninggal dunia akibat tanah longsor di Kelurahan Juata Permai terdiri atas seorang lelaki 38 tahun, seorang perempuan 40 tahun, serta dua anak lelaki berumur masing-masing delapan tahun dan 10 tahun.

Kejadian tanah longsor di Juata Permai juga menyebabkan dua perempuan berumur 45 dan 14 tahun serta seorang lelaki 40 tahun terluka sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.????

Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan menyatakan bahwa tanah longsor juga terjadi di wilayah Gunung selatan dan Kampung Sikip.

Menurut data sementara Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Tarakan, tanah longsor di wilayah Gunung Selatan dan Kampung Sikip menyebabkan masing-masing tiga korban jiwa. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler