Lotus F1 Pisah dengan Group Lotus

Minggu, 08 April 2012 – 08:18 WIB

LONDON - Kabar menarik datang dari Lotus F1 Team. Tim yang musim ini digadang-gadang menjadi kuda hitam itu menyatakan telah mengakhiri kerjasama sponsorship dengan pabrikan mobil legendaris Group Lotus.

Meski demikian, tim yang menggunakan mesin Renault itu akan tetap menggunakan nama Lotus di ajang F1, setidaknya sampai musim ini berakhir. Latar belakang ketidakpastian finansial yang dialami Group Lotus menjadi penyebab munculnya keputusan tersebut. Saham Group Lotus yang dimiliki Proton dijual pada konglomerasi otomotif Malaysia DRB-Hicom.

Pemilik tim Lotus F1 Team, Genii Capital, secara formal pun turut mengakhiri hubungan dengan Group Lotus. Berdasar laporan Autosport, pemilik Genii, Gerard Lopez sebelumnya menyetujui kesepakatan untuk title sponsorship sejak 2010.

Kesepakatan itu ikut dibatalkan seiring opsi lama yang menyebutkan Proton harus membeli 50 persen dari tim juga dibatalkan. "Kesepakatan sponsorship dan obligasi Lotus telah dihentikan. Tak ada pilihan dari Group Lotus untuk masuk ke F1 sekarang, karena pilihan itu sudah kami ambil alih," ujar Lopez.
      
Meski tidak akan lagi disokong Group Lotus, Lopez menyatakan tak ada rencana untuk mengubah nama timnya. Jadi, Lotus tetap ada di depan brand Renault.
   
"Kami senang membawa nama Lotus seperti yang kami yakini itu nama yang bagus untuk F1. Kami mendanai tim musim lalu dan sebelumnya. Kami lebih suka memiliki banyak sponsor untuk jumlah penuh, tapi ketika kami harus mendanai tim, itu kami lakukan," tegas Lopez.

Lebih lanjut Lopez menjelaskan, saat mengganti nama dari Lotus-Renault ke Lotus (untuk tahun ini), itu membuka pintu lebar-lebar untuk title sponsor. Jadi, dia menggambarkan jika mereka sepakat dengan Unilever, itu berpeluang menjadi kesepakatan sponsorship terbesar di F1 tahun ini. Jika sepakat dengan Microsoft, itu merupakan kabar hebat karena brand itu tak pernah ada di F1 sebelumnya.
   
"Kami punya ruang yang lebar untuk sponsorship. Jika kami mendapatkan title sponsor, kami akan mengakhirinya dengan situasi kas yang lebih baik dari yang pernah dialami tim ini," tutur Lopez.

Lopez sebenarnya sudah sering dihubungkan sebagai pembeli potensial Group Lotus. Autosport melaporkan Lopez mengadakan pembicaraan dengan Proton sebelum Proton menjual kepemilikannya. Namun, dia mengatakan situasinya saat ini ikut tak jelas seiring berpindahnya kepemilikan ke DRB-Hicom.

"Kami belum tahu, sebab kami benar-benar tak tahu apa yang diinginkan pemilik baru dengan kepemilikan mereka," kata Lopez. (ady)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Deltras Tambah Lima Pemain


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler