M16 Sarankan Parpol Menyubsidi Caleg Muda Berkualitas di NTB

Rabu, 24 Mei 2023 – 23:59 WIB
Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto (Didu). Foto: M16 for JPNN.com

jpnn.com, MATARAM - Lembaga Kajian Sosial Politik M16 melihat ada yang menarik pada Pemilu 2024 mendatang, khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Banyaknya figur muda potensial yang muncul pada bursa Pemilu mendatang akan menjadi warna baru di kontestasi perpolitikan Indonesia. 

BACA JUGA: Caleg Muda PSI Paling Moncer di Pemilu 2019

Selain itu, hal ini dinilai dapat menjadi investasi sosial terhadap partai untuk menelurkan figur baru yang dapat memajukan partai ke depannya.

Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto menilai bahwa, saat ini banyak sekali anak muda potensial yang maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten atau Kota, Provinsi, DPR RI bahkan DPD. 

BACA JUGA: Andalkan Caleg Muda, DPD NasDem Lombok Tengah Bidik 6 Kursi

Menurut Bambang, dari para figur tersebut bahkan tidak sedikit yang berbakat secara intelektual dan bahkan otodidak.

Hanya saja, Caleg muda potensial tersebut tidak memiliki logistik yang cukup untuk maju bersaing dalam kontestasi Pemilu. 

BACA JUGA: KBFP Angkatan 8 Bekali Caleg Muda Kepemimpinan dan Demokrasi

"Di sini sebenarnya kelemahan dari para Caleg figur muda itu. Padahal Investasi sosial pasti punya," kata Bambang, pada Rabu (24/5) di Mataram. 

Tidak hanya itu, pria yang kerap disapa Didu ini juga melihat bahwa saat ini banyak figur muda yang memiliki keahlian di bidang ilmu terapan dan lainnya. 

Kendati demikian, Didu menyarankan agar partai dapat memberikan mereka subsidi untuk maju.

“Partai harus berani mengeluarkan subsidi Cost Politik untuk caleg-caleg yang memiliki kapasitas intelektual ini," tegas Didu. 

Hal itu ia nilai dapat menjadi investasi politik bagi partai kedepannya. 

"Pasti figur itu ketika lolos dapat berbuat banyak untuk partai sekaligus membesarkan partai,” katanya.

Jika partai tidak berani untuk mengeluarkan subsidi, maka berpotensi anak muda ini akan bersikap apolitik atau menganggap politik bukan menjadi dunia mereka.

Itu juga dia nilai akan berdampak terhadap Parpol akan kesulitan mencari generasi yang dapat membesarkan partai kedepannya.

“Mereka memiliki kapasitas tapi tidak didukung dengan subsidi partai, maka pasti mereka akan bersikap begitu (apolitik)," jelasnya. 

Didu menyarankan agar partai-partai saat ini harus proaktif mencari figur seperti itu dan berani berinvestasi dengan mengeluarkan subsidi untuk logistik para caleg potensial.

“NTB ini banyak sekali orang-orang yang memiliki kemampuan, tapi bagaimana parpolnya lagi," imbuhnya. 

Bagi Didu, figur muda potensial tersebut akan mewarnai wajah parlemen dan partai dengan ide-ide cemerlang mereka. 

"Ini juga harus diperhatikan partai yang akan memberikan masukan dan kajian-kajian untuk daerah mereka,” katanya.

Jika caleg potensial tersebut tidak diberikan subsidi di tengah pertarungan elektoral yang politik uang masih kuat tentu akan kalah.

"Sehingga fungsi partai harus mampu menyelamatkan mereka," pungkasnya. (mcr38/jpnn) 


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Edi Suryansyah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler