Mahfud Sebut Pimpinan Parpol Seperti Bebek yang Dikendalikan, Cak Imin Balas Begini

Selasa, 06 Februari 2024 – 14:07 WIB
Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menegaskan partai politik independen dan tidak terpengaruh oleh siapapun di di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatut Thalabah, Setail, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (6/2). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menegaskan partai politik yang mengusung dirinya dan Anies Baswedan ialah independen dan tidak terpengaruh oleh siapa pun.

Hal itu disampaikan Cak Imin merespons pernyataan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD yang mengatakan partai politik yang tidak mengusung pasangan Ganjar-Mahfud seperti bebek yang bisa dikendalikan. 

BACA JUGA: Puluhan Ribu Warga di Sidoarjo Siap Menangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024

“Alhamdulilah PKB independen, PKS independen, NasDem independen, memutuskan dengan keyakinan ideologinya,” kata Cak Imin saat ditemui di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatut Thalabah, Setail, Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (6/2).

Cak Imin yang juga Ketua Umum PKB itu tidak sependapat dengan pernyataan eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut.

BACA JUGA: Ganjar-Mahfud Dapat Dukungan Internasional dari Diaspora Eropa

Dia menegaskan sebagai pimpinan Partai, dirinya memutuskan untuk masuk koalisi Perubahan lantaran adanya kesamaan nilai, ideologi, dan gagasan.

“PKB memutuskan bukan hanya kalkulasi politik, tetapi betul-betul keputusan bersama Anies itu berbasis ideologi, nilai gagasan dan cita-cita PKB. Jadi, tidak dipengaruhi oleh siapa pun,” ucap Wakil Ketua DPR RI itu.

BACA JUGA: Menjelang Akhir Masa Kampanye, GMGM Tingkatkan Intensitas Sosialisasi Program Ganjar-Mahfud

Sebelumnya, pernyataan Mahfud tersebut dilontarkan ketika mengeklaim bahwa dirinya dan Ganjar bukanlah petugas partai yang dapat diatur oleh partai politik pengusungnya, seperti yang kerap dijuluki oleh banyak orang.

"Seperti dikesankan, kalau apa yang dicalonkan pasangan Ganjar-Mahfud itu kok seperti petugas partai. Saudara, tidak ada petugas partai. Petugas partai, kami ini adalah petugas untuk melaksanakan konstitusi yang diusung oleh partai," kata Mahfud dalam acara "Tabrak Prof!" di Yogyakarta, Senin (5/2).

Mahfud menjelaskan kampanye yang dijalankan oleh Ganjar-Mahfud tidak terikat oleh arahan partai.

Dia mengeklaim kampanye yang dilakukan berbasiskan fakta, dan solusi yang ditawarkan pun sesuai dengan mekanisme yang ada. 

Namun, menurut Mahfud, justru pemimpin partai politik yang tidak mengusung Ganjar-Mahfud dapat dikendalikan seperti bebek. 

"Partai apa yang tidak mau penegakan hukum bagus? Pasti semua partai mau, tetapi mari saudara lihat, partai yang bukan mengusung kami, bukankah pimpinan partainya juga sama seperti bebek-bebek dikendalikan?" kata dia.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyatakan partai politik pengusung Ganjar-Mahfud mempunyai kebebasan dalam mendukung calon yang diusung, tidak seperti partai yang mengusung kandidat lain. 

"Partai yang lain seperti bebek dipegang lehernya, jalan. Ini (Ganjar-Mahfud) yang bukan petugas partai, ini petugas konstitusi, yang lain petugas oligarki," pungkas Mahfud. (mcr8/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hasto: Dukungan Ahok untuk Ganjar-Mahfud Memberi Efek Kejut ke Presiden Jokowi


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler