Maimunah Menangis Saat Berpisah dengan Buaya Kesayangan

Senin, 05 Februari 2018 – 13:58 WIB
Iwan (41) bercengkerama bersama Kojek, si Buaya Muara, yang sudah dianggap bagian keluarga. Kojek didapatkan dari seorang nelayan di Pangandaran. Kojek sudah berumur 20 tahun dan memilik panjang 2,75 meter. Ilustrasi : Nelvi/Radar Bogor

jpnn.com, BOGOR - Suasana dramatis mengiringi detik-detik kepergian buaya "Kojek" Sempur milik Muhammad Irwan.

Buaya itu dibawa petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor.

BACA JUGA: Buaya Ganas dan Besar Ini Ditemukan Sudah Begini di Sungai Baturusa

Maimunah, ibu kandung Irwan, tak kuasa menahan tangis kala buaya yang dia pelihara selama 21 tahun itu dimasukkan ke peti.

"Kojek....Kojek..." jerit Mumun -sapaan Maimunah- memanggil nama buaya kesayangannya yang dibawa menuju mobil boks pada Minggu (4/2).

BACA JUGA: Buaya Raksasa, Panjangnya Lima Meter, Lihat nih Fotonya…

Evakuasi Kojek kemarin juga mengundang perhatian warga Kampung Sempurlereng, RT 04, RW 01, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor.

Mereka menyaksikan buaya dengan berat 200 kilogram itu enggan meninggalkan rumah yang telah sekian lama ditempati.

BACA JUGA: Dua Buaya Besar Muncul, Warga Sungai Selan Resah

Bahkan, Kojek sempat melawan dan terus bergerak ketika diarahkan ke peti khusus untuk evakuasi.

Sampai akhirnya, pemilik buaya terus berbicara kepada Kojek untuk menenangkannya.

Dengan menggunakan lakban, mata dan rahang Kojek perlahan ditutup Irwan.

Sambil diajak bicara, akhirnya Kojek mau menuruti perintah Irwan dengan merangkak masuk ke peti.

Saat itu pula, delapan petugas BKSDA membawa Kojek ke mobil untuk dipelihara di Taman Safari.

Pemilik buaya muara Muhammad Irwan mengungkapkan, dirinya menerima kenyataan jika harus ditinggal Kojek.

Dia juga memahami bahwa buaya termasuk hewan yang dilindungi berdasar undang-undang.

Dia hanya meminta agar Kojek diurus di Taman Safari, tidak dialihkan ke tempat lain.

Irwan juga tidak ingin Kojek dilepas langsung ke alam liar.

Sebab, ia sudah terbiasa kontak dengan manusia dan bakal tidak bisa beradaptasi, baik dengan lingkungan liar maupun buaya lainnya. (ryn/c/feb/c10/fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler