Makanan Penyebab Asam Urat Bisa Picu Penyakit Ginjal?

Jumat, 08 Maret 2019 – 20:00 WIB
Kerang. Ilustrasi

jpnn.com - Asam urat bisa kambuh sewaktu-waktu dengan keluhan khas berupa nyeri dan bengkak pada sendi ibu jari kaki. Namun, jangan pernah anggap sepele asam urat tinggi. Disinyalir asam urat dapat memicu penyakit ginjal. Benarkah?

Penyakit asam urat, yang secara medis disebut gout, merupakan suatu keadaan yang terjadi ketika ada penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan. Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, penumpukan kristal tersebut bisa menyebabkan nyeri sendi hebat dan terus-menerus.

BACA JUGA: 5 Cara Mudah Jaga Kesehatan Ginjal

"Nyeri sendi ini bisa dirasakan pada mata kaki, jari kaki, lutut, hingga pergelangan tangan. Paling sering terasa di bagian ibu jari kaki," ujar dr. Andika.

Picu penyakit ginjal?

BACA JUGA: Benarkah Sering Minum Jamu Picu Gagal Ginjal?

Sebenarnya, semua makanan yang Anda makan sehari-hari mengandung purin, yang biasanya menyebabkan asam urat. Hanya saja, menurut dr. Dyan Mega Inderawati KlikDokter, purin dalam setiap makanan berbeda kadarnya.

"Makanan yang kadar purinnya rendah bisa langsung dikeluarkan oleh ginjal. Akan tetapi, ginjal biasanya sulit untuk mengeluarkan kadar purin yang tinggi. Inilah yang bisa menyebabkan sakit ginjal," ujar dr. Dyan Mega lagi.

BACA JUGA: 5 Minuman ini Bisa Bikin Asam Urat Kambuh

Jika terjadi terus-menerus, kristal-kristal monosodium dapat terbentuk dalam ginjal. Pada akhirnya itu, kondisi ini bisa membentuk batu ginjal.

Cegah asam urat tak sebabkan sakit ginjal

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penyakit ginjal bisa dipicu oleh asam urat tinggi. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar asam urat tak sampai menyebabkan penyakit ginjal:

1. Jangan sampai kurang minum

Menurut dr. Sara Elise Wijono dari KlikDokter, asam urat akan dibuang oleh tubuh dengan bantuan ginjal. Untuk menjalankan tugas tersebut, ginjal butuh bantuan cairan yang Anda minum. Dokter yang biasa dipanggil dr. Sara ini menyarankan untuk minum minimal delapan gelas air putih per hari.

"Memastikan kebutuhan cairan Anda cukup akan membantu pembuangan asam urat. Selain itu, kadar hidrasi yang baik membantu mencegah kepekatan asam urat yang tinggi dalam darah," ujar dr. Sara Elise lagi.

2. Pilih makanan yang tepat

Penderita asam urat perlu selektif dengan memilih makanan yang tepat. Jangan sembarangan dalam memilih makanan. Hindari jeroan dalam daftar santapan harian Anda. Menurut dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter, jeroan termasuk ke dalam kelompok makanan dengan purin yang tinggi, yaitu sekitar 100-1.000 mg per 100 gram.

Selain itu, dr. Alvin juga menyarankan Anda untuk tidak makan kerang. Kerang adalah salah satu makanan yang masuk ke dalam kategori makanan berpurin tinggi.

“Para pencinta kerang harus lebih waspada karena kandungan purinnya sekitar 136 mg per gram," ujar dr. Alvin.

3. Jangan konsumsi alkohol

Ini adalah salah satu biang keladi asam urat terjadi pada tubuh Anda. Menurut dr. Sara, mekanismenya adalah dengan menstimulasi hati untuk memproduksi asam urat.

"Selain itu, di dalam tubuh, alkohol akan diubah menjadi asam laktat yang dapat mengganggu pembuangan asam urat oleh ginjal. Dari berbagai macam jenis minuman beralkohol, ditemukan bahwa bir mengandung banyak purin akibat dari proses fermentasinya," ujar dr. Sara.

Meski tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, asam urat dapat dikontrol agar tidak sampai menyebabkan komplikasi, seperti penyakit ginjal. Oleh karena itu, kontrol asam urat Anda dengan menjaga asupan makanan Anda.(HNS/RH/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pola Makan Tepat untuk Penderita Asam Urat


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler