jpnn.com - JAKARTA - Mabes Polri menurunkan tim gabungn untuk menyelidiki insiden penyerangan di Mako Bimob Semarang, Jawa Tengah. Tim itu terdiri dari unsur Divisi Provesi dan Pengamanan (Divpropam), Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) dan Korps Brimob.
Menurut Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso, tim itu sudah mulai bekerja melakukan penyelidikan. "Ini sedang ditangani," katanya di Mabes Polri, Senin (13/7).
BACA JUGA: Besok Dana Talangan untuk Korban Lumpur Lapindo Mulai Disalurkan
Buwas -sapaan Budi Waseso- menambahkan, sejauh ini memang belum ada kepastian tentang pelaku penyerangan. Namun, lanjut petinggi polisi kelahiran Pati, 19 Februari 1960 itu, Mabes Polri sudah menggandeng TNI untuk melakukan penyelidikan.
"Yang pasti kami berkoodinasi dengan TNI. Kita (Polri-TNI) bersama-sama mengecek itu," kata alumnus Akademi Kepolisian 1984 itu.
BACA JUGA: Komisi I: Bisa Jadi Ada Kekuatan yang Mendesain TNI Terus Konflik
Budi menambahkan, tim dari Divpropam dan Irwasum akan menangani pelanggaran kode etiknya. "Kalau ada pidananya, baru ke saya (Bareskrim, red),” paparnya.(boy/jpnn)
BACA JUGA: Pengusaha Ini Akui Sembunyikan Bukti Suap ke Politikus PDIP
BACA ARTIKEL LAINNYA... Di Gowa Kostrad Tewas Disamurai, di Semarang Markas Brimob Diserang TNI AD
Redaktur : Tim Redaksi