Sekadar informasi, prosesi drawing yang akan diadakan di Cape Town, Afsel ini, bakal bisa dinikmati oleh pecinta sepakbola tanah air secara live, di layar RCTI malam ini
BACA JUGA: Amelie Mauresmo Gantung Raket
Acara yang tepatnya akan digelar di fasilitas Cape Town International Congress Centre (CTICC) tersebut, juga dilaporkan bakal turut disemarakkan oleh kehadiran sejumlah nama populer, mulai dari dunia sepakbola sendiri, hingga artis dan tokoh dunia lainnya.Sebagaimana disebutkan situs resmi FIFA, beberapa ikon sepakbola dunia yang akan ikut hadir di antaranya adalah Franz Beckenbauer, Michel Platini, Eusebio, Luis Figo, Roger Milla, David Beckham, hingga Ruud Gullit dan Ronald de Boer
Tokoh-tokoh olahraga lain (khususnya asal Afrika, Red) yang juga akan ikut hadir antara lain adalah pelari jarak jauh legendaris Ethiopia, Haile Gebrselassie, bintang kriket Makhaya Ntini, serta kapten tim juara dunia rugby, John Smit
BACA JUGA: Situs Pribadi Totti Dihajar Hacker
Berikut juga ada nama dua tokoh pemenang Nobel dalam daftar hadirin, yakni Desmond Tutu dan FW de KlerkTerlepas dari hal itu, perhatian paling utama tentu akan diberikan pada hasil drawing itu sendiri nanti
BACA JUGA: Saat -Saat Pelampiasan
Sebagaimana diketahui, terkadang kedudukan satu tim di dalam grup, bisa menentukan langkah - atau sekadar peluang - mereka untuk melaju ke babak selanjutnyaMeskipun sebenarnya, hal itu tidak mesti selalu terjadi, serta telah dibuktikan oleh banyak tim selama ini, yang kadang meski berada di grup berat (biasa disebut 'grup neraka', Red), tetap saja mampu maju dan meraih prestasi hebat.Salah satu harapan yang cukup kuat untuk bisa berprestasi lebih baik, antara lain muncul dari negara-negara Afrika sendiri, terutama dengan momentum digelarnya Piala Dunia untuk kali pertama di benua hitam ituSeperti diketahui, selain Afsel sebagai tuan rumah, saat ini ada lima tim Afrika lainnya yang masuk dalam daftar finalisPantai Gading adalah salah satu yang menaruh harapan besar untuk berprestasi lebih baik kali ini.
"Pada tahun 2006, kami memiliki ambisi itu (untuk berprestasi), namun kurang dalam pengalamanSatu hal lagi, kami saat itu berada di grup berat," ungkap pemain tengah Pantai Gading, Yaya Toure, kepada FIFA.com beberapa waktu laluNamun ia pun kemudian menambahkan, "Kami memang masih tidak tahu siapa yang akan jadi lawan kami saat ini, tapi saya rasa itu adalah sesuatu yang tak bisa kita aturKami harus (siap) menghadapi siapapun lawan kami jadinya nanti."
Seperti diketahui juga, ke-32 tim yang sudah dipastikan bakal berada di Afsel, lengkap berasal dari enam zonaDari Afrika, selain tuan rumah Afsel, juga Pantai Gading, empat tim lainnya adalah Kamerun, Nigeria, Ghana dan AljazairDari zona Asia kali ini hanya ada empat, yakni Jepang, Korsel, Korut, serta Australia (baru beberapa tahun bergabung, Red), sementara zona Oceania meloloskan Selandia BaruLantas, ada tiga tim dari Amerika Utara dan Tengah (AS, Meksiko dan Honduras), plus lima 'jagoan' Amerika Selatan (Brasil, Argentina, Uruguay, Paraguay dan Chili)Sisanya, 13 tim hadir dari benua 'termaju' sepakbolanya, yaitu Eropa, yang terdiri dari Italia, Jerman, Inggris, Spanyol, Belanda, Prancis, Portugal, Yunani, Denmark, Swiss, Serbia, Slovenia dan Slovakia.
Namun, sebagaimana dirilis situs FIFA pula, seperti lazimnya ketentuan drawing, delapan tim unggulan tentu sudah dipastikan berada terpisah, alias tersebar di kedelapan grup (A sampai H)Selain tuan rumah Afsel, mereka antara lain adalah lima tim mantan juara dunia, yakni Brasil (5 kali juara), Italia (4), Jerman (3), Argentina (2 gelar) dan Inggris (1)Dua tim lainnya yang mendapatkan 'keberuntungan' itu juga, adalah favorit Spanyol dan Belanda.
Sementara dua mantan juara dunia juga, Prancis dan Uruguay, lantaran prestasi belakangan yang menurun serta sulitnya mereka menembus babak final ini, masuk pot undian 'bawah' dan harus siap-siap berhadapan dengan satu di antara kedelapan unggulan itu sejak awalBagaimana kedudukan masing-masing tim akhirnya, silakan simak saja langsung dalam siaran undian grup babak final PD 2010 nanti malam(ito/JPNN)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Bukukan Rekor Denda Tertinggi
Redaktur : Tim Redaksi