jpnn.com - JAKARTA - Moda transportasi massal Transjakarta tetap beroperasi selama hari raya Idul Fitri. Hanya saja, seperti tahun sebelumnya, Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta akan memberlakukan kebijakan jam operasional khusus.
Pada malam takbiran atau sehari sebelum lebaran, Transjakarta beroperasi mulai pukul 05.00-18.30 WIB. Kepala Humas Unit Pelayanan Transjakarta, Sri Ulina Pinem mengatakan, pihaknya sengaja memperpendek jam operasional layanan Transjakarta untuk menghindari konvoi kendaraan takbir keliling.
BACA JUGA: Tukang Jagal RPH Tanah Abang Tolak Relokasi ke Cakung dan Marunda
"Jadi, kita tidak melayani penumpang hingga larut malam. Karena berdasarkan pengalaman saat malam takbiran, jalanan akan dipenuni oleh warga yang melakukan takbir keliling sehingga dikhawatirkan laju bus akan terhambat," kata Ulina kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/8).
Adapun jalur yang akan mengalami gangguan selama malam takbiran antara lain kawasan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Balai Kota, Tugu Tani, Matraman, Kramatjati, dan Pademangan. Kebijakan pembatasan jam operasional ini berlaku untuk semua koridor bus Transjakarta.
BACA JUGA: 30 Petugas Busway Diberi Pelatihan Bahasa Inggris
Para penumpang dihimbau untuk menyesuaikan jam operasional khusus saat malam takbiran ini. Bagi penumpang yang akan transit, sebaiknya datang satu jam sebelum loket ditutup.
"Kami harapkan penumpang bisa menyesuaikan, sehingga komplain bisa berkurang," kata Ulina.
BACA JUGA: KAI Luncurkan Tiket Harian Berjaminan
Jam operasional khusus juga diberlakukan pada hari H lebaran. Bus Transjakarta akan beroperasi mulai pukul 09.00 WIB. Sedangkan pada hari kedua lebaran, bus Transjakarta akan beroperasi seperti hari biasa. (dil/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelanggan Palyja Keluhkan Krisis Pasokan Air
Redaktur : Tim Redaksi