Manchester City Terancam Tidak Boleh Ikut Liga Champions

Rabu, 15 Mei 2019 – 10:51 WIB
Manchester City mempertahankan gelar juara Premier League. Foto: premierleague

jpnn.com, MANCHESTER - Juara Premier League Manchester City terancam tidak boleh ikut Liga Champions musim depan. Berdasarkan The New York Times, tim polesan Pep Guardiola itu bisa tersandung financial fair play (FFP).

Hal itu seperti dilansir dari Football Leaks bahwa City memanipulasi laporan keuangan mereka sambil melanggar aturan mengenai sponsor yang terkait dengan pemilik klub.

BACA JUGA: Statistik Membuktikan Manchester United Memang Memalukan

Ada indikasi bahwa The Citizens menghindari FFP dengan menutupi aliran dana untuk mereka yang berasal dari beberapa perusahaan investasi dan sponsor yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Itu bisa dilakukan lantaran status City yang milik Abu Dhabi United Group (ADUG) yang dimiliki Khaldoon Al Mubarak. Bila terbukti, sanksinya tidak main-main. Yakni, mereka bisa ditendang dari Liga Champions musim depan.

Bahkan, tuduhan bahwa City mencoba mencurangi FFP juga dilaporkan media Jerman Spiegel. Mereka melansir bahwa City telah sengaja melebih-lebihkan pendapatan mereka dari sponsor. Padahal, dana tersebut berasal dari kantong pribadi pemilik City Sheikh Mansour.

BACA JUGA: Fan Manchester United Minta Ole Gunnar Solskjaer Dipecat, Ganti sama Pochettino

Itu membuat Badan Kontrol Keuangan Klub (CFCB) UEFA melalui ketua dan kepala investigasi, Yves Leterme, mempertimbangkan mengenai tuduhan itu dan segera menyelidiki City. Benar saja, UEFA saat ini meluncurkan investigasi formal ke dalam perilaku FFP untuk City.

(Baca Juga: Manchester City Harus Berterima Kasih ke Liverpool)

BACA JUGA: Delapan Momen Kunci Manchester City Juara Premier League Musim Ini

“Manchester City sepenuhnya bekerja sama dan beritikad baik dengan investigasi saat ini yang dilakukan CFCB IC (Badan Kontrol Keuangan Klub, Red). Laporan dan tuduhan The New York Times sangat memprihatinkan karena laporan yang diterbitkan Manchester City sangat lengkap dan valid,'' bunyi pernyataan resmi City. ''Kami tidak mengomentari investigasi yang sedang berlangsung mengenai masalah keuangan (sebelum penyelidikan selesai, Red)," pernyataandari UEFA.

Di lain sisi, meski tidak terancam seperti City, eksistensi Tottenham Hotspur musim depan juga terancam. Bukan terkait pelanggaran FFP, tapi lebih ke keberadaan mereka untuk pot drawing fase grup.

Ya, dengan menempati posisi keempat di klasemen akhir Premier League, Spurs sangat bergantung kepada kekalahan Arsenal pada final Liga Europa melawan Chelsea (30/5). Sebab, jika the Gunners juara, maka mereka yang berhak ada di pot 1 drawing. Sedangkan jika Spurs gagal di final Liga Champions, maka mereka akan ada di pot 3 yang berkesempatan bertemu dengan tim-tim besar dari pot 1 seperti Barcelona, Juventus, PSG, dan Bayern Muenchen. (io)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Manchester City Bisa Sapu Bersih Empat Gelar di Inggris Musim Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler