Mandiri Investasikan USD 120 Juta Untuk IT

Sabtu, 25 Juni 2011 – 06:19 WIB

SURABAYA - PT Bank Mandiri Tbk makin serius menggarap layanan perbankan elektronikPenambahan mesin ATM (anjungan tunai mandiri), CDM (mesin setoran tunai, EDC (electronic data capturer) maupun, layanan internet banking, mobile banking dan SMS banking

BACA JUGA: Happy Ending untuk IHSG

Bank pelat merah itu mengalokasikan USD 120 juta untuk pengembangan infrastruktur IT itu.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan sampai bulan lalu, dana investasi yang terserap berkisar 40 persen
"Ini merupakan salah satu usaha meningkatkan layanan

BACA JUGA: CMNP Akuisisi Ruas Tol yang Mangrak

Selain itu, juga ada efisiensi biaya operasional," ujarnya di sela pembukaan kantor kas Bank Mandiri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, kemarin (24/6).

Dia mengatakan, saat ini biaya operasional tiap kantor Bank Mandiri mencapai Rp 100 juta per bulan
Sementara, biaya operasional mesin ATM atau CDM hanya Rp12 juta per bulan atau Rp 2 juta untuk EDC

BACA JUGA: BKSL Garap Eco Park Rp 35 Miliar

"Untuk internet banking dan mobile banking malah hampir tidak ada biaya opersionalnya," katanya.

Zulkifli  mengatakan, layanan perbankan elektronik di Bank Mandiri saat ini mencapai 85 persen dari total transaksi per hariJumlah transaksi di bank papan atas tanah air itu berkisar antara 3 juta hingga 4 juta transaksi per hari"Setiap tahun, transaksi dengan elektronik banking di Bank Mandiri meningkat 25 persen per tahunnya," tuturnya.

Tahun ini, Bank Mandiri berencana menambah 100 unit mesin CDM baru, sehinga akhir tahun menjadi 150 unitMereka juga akan terus mengekspansikan mesin ATM-nyaDari jumlah 7 ribu ATM yang ada saat ini, hingga akhir tahun nanti, Zulkifli menargetkan bisa menambah hingga 2 ribu ATM baru"Keunggulan kedua mesin itu, nasabah bisa melakukan setoran tunai 24 jam, 7 hari seminggu, tanpa liburTidak seperti kantor cabang yang ada jam operasional," imbuhnya.

Sementara itu, selain membuka kantor kas, Bank Mandiri juga menghibahkan Rp 710 jutaRinciannya, Rp 300 juta untuk beasiswa bagi 50 mahasiswa ITS yang berprestasi namun kurang mampuRp 55 juta diberikan kepada SDN Kandangan I, Surabaya untuk perbaikan sarana dan prasaranaSerta, penambahan ambulan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim sebesar Rp 355 juta(dio)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bangun Hotel, PT AP I Gandeng Accor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler