Manggala Agni Terus Pantau Hotspot dan Lakukan Groundcheck

Selasa, 23 April 2019 – 16:00 WIB
Manggala Agni terus berupaya padamkan titik api. Foto: Humas KLHK

jpnn.com, PALANGKARAYA - Manggala Agni pastikan titik panas yang terpantau aman dari kebakaran hutan dan lahan (kathutla) dengan melakukan groundcheck.

Groundcheck atau pengecekan lapangan dilakukan pada areal yang terpantau titik panas atau hotspot berdasarkan satelit, baik Satelit MODIS atau pun NOAA.

BACA JUGA: KLHK Gencar Bentuk Masyarakat Peduli Api dalam Pengendalian Karhutla

Di Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Manggala Agni Daops Sangkima melakukan pengecekan lapangan pada titik panas yang terpantau (18/04).

Dari hasil groundcheck, tidak ditemukan karhutla, namun ada areal bekas terbakar yang sudah padam . 

BACA JUGA: Dua Kapal Asing Perusak Terumbu Karang di Babel Bayar Ganti Rugi Rp 35,4 Miliar

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan menyampaikan bahwa, Manggala Agni secara rutin setiap hari melakukan pemantauan cuaca dan pemantauan hotspot.

Setiap hotspot yang terpantau akan dilakukan groundcheck untuk memastikan apakah hotspot yang terpantau merupakan kebakaran hutan dan lahan atau tidak. 

BACA JUGA: Grafis : Peringatan Hari Bumi, Tetap Jaga Lingkungan Sekitar

“Hotspot atau titik panas yang tertangkap satelit tidak selalu merupakan kebakaran hutan dan lahan. Satelit menangkap titik panas dari bumi jika suhunya relatif tinggi dibandingkan dengan wilayah sekitarnya. Untuk memastikan panas yang tertangkap satelit tersebut merupakan karhutla atau bukan, dilakukan groundcheck, “ jelas Raffles. 

Sementara itu, Manggala Agni Daops Palangkaraya, melakukan pemadaman pada karhutla yang terjadi di Jalan Mahir Mahar km 4 Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Keberadaan sumber air yang dekat, mendukung pemadaman kebakaran yang terjadi pada lahan gambut dan karhutla ini pun berhasil dipadamkan. 

Pemadaman juga dilakukan oleh Manggala Agni Daops Sibolangit di Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Sebanyak 30 personil Manggala Agni Daops Sibolangit diterjunkan ke Aceh Selatan untuk melakukan pemadaman karhutla yang terjadi pada lahan gambut seluas 9 hektar. 

Sementara itu, perbandingan total Jumlah hotspot tahun 2018 dan 2019, periode 1 Januari – 18 April 2019 berdasarkan Satelit NOAA terdapat 376 titik, pada periode yang sama tahun 2018 jumlah hotspot sebanyak 443 titik, terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 67 titik (15,12 %). (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KLHK dan Pemkab Wakatobi Sepakati Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler