Mantan Bupati Buton Didaulat jadi Ketua Tim Pemekaran

Sabtu, 11 Februari 2012 – 00:02 WIB

JAKARTA - Mantan Bupati Buton, La Ode Muhammad Sjafei Kahar didaulat menjadi Ketua Tim Percepatan Pemekaran Buton Tengah dan Buton Selatan. Ia dipilih karena dianggap paling tahu mengenai proses Daerah Otonom Baru (DOB) dari daerah yang pernah dipimpinnya.

"Kenapa dipilih? Karena dalam pandangan semua yang ikut rapat hari ini, yang paling memamahmi dari proses awal pemeakran itu hanya dia (Sjafei Kahar. Sehingga kami pesimis, kalau bukan dia, bisa saja mengalami kendala," kata Wakil Ketua DPRD Buton, Saleh Ganiru kepada JPNN di Jakarta, Jumat (10/2).

Sjafei Kahar dipilih sebagai Tim Pemekaran setelah tokoh Buton dan sejumlah anggota DPRD Buton menggelar rapat di Jakarta, Jumat (10/2). Selain Saleh, rapat ini juga didiri LM Yamin (Ketua DPRD Buton), Hasmin Aliyadi (wakil ketua) dan anggota legislator lainnya. Rencananya, Tim Pemekaran ini akan dideklarasikan di kecamatan di dua DOB itu.

Saleh menjelaskan Sjafei dipilih juga karena punya banyak waktu untuk mengawal proses pemekaran di DPR RI. "20 DOB akan dibahas di Komisi II DPR. Makanya perlu dibentuk tim yang bisa bekerja agresif dan progresif secara maksimal. Orang yang ditunjuk tentu harus memiliki kapasitas dan kapabilitas," ucapnya.

Saat ini lanjut Saleh, pihaknya sudah menyusun komposisi yang duduk di tim pemekaran. Ia pun lantas meminta kesedian tokoh-tokoh Sultra, seperti Wakil Ketua DPD La Ode Ida, Gubernur Sultra, Nur Alam dan La Ode Djeni Hasmar bersedia untuk menjadi penasehat tim.

Sjafei sendiri yang didaulat sebagai ketua tim pemekaran tidak mempersoalkan. Yang pengting kata dia, kerjanya mendapat dukungan penuh dari masyarakat Buton. "Kami bisa bekerja maksimal kalau mendapat dukungan," ucapnya. (awa/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Korupsi Jembatan Kukar Sulit Diusut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler