Mantap Jiwa! Pak Djarot Punya Kesan Mendalam saat Naik Taksi

Jumat, 07 Juli 2017 – 14:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot S. Hidayat. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat naik taksi ke Balai Kota, Jakarta, Jumat (7/7).

Hal ini karena ada aturan bahwa PNS dilarang menaiki mobil dinas pada awal bulan setiap Jumat minggu pertama.

BACA JUGA: Djarot: Warga Seharusnya Bersyukur

Aturan tersebut tercantum dalam Instruksi Gubernur Nomor 150 Tahun 2013 yang dikeluarkan ketika Joko Widodo menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta.

Dalam instruksi gubernur itu diatur bahwa PNS DKI tidak membawa mobil dan motor pada awal bulan setiap Jumat minggu pertama‎.

BACA JUGA: Pak Djarot Adakan Lomba Buat Nasi Goreng, Siapa Mau Ikut?

"Enaknya naik kendaraan umum begini, loh, kita bisa komunikasi sama driver-nya, loh. Jadi, kita bisa ngobrol," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Jumat (7/7).

Saat naik taksi, Djarot menyempatkan ngobrol dengan sopir.

BACA JUGA: Pak Djarot Pilih yang Praktis Asal Selamat

Dia menanyakan beberapa hal. Misalnya, durasi sopir menjadi pengemudi taksi.

Selain itu, Djarot juga bertanya mengenai tempat tinggal pengemudi taksi yang dia tumpangi.

Si pengemudi mengaku tinggal di kontrakan dengan biaya sewa Rp 800 ribu per bulan.

Dia mengapresiasi pengemudi taksi itu. "Ada perjuangan," ‎ucap Djarot.

Si pengemudi sempat curhat ke Djarot. Dia meminta mantan wali kota ‎Blitar itu menurunkan harga sewa di rumah kontrakannya.

"Waduh, kalau ini berat, Pak. Karena, kan, tergantung pemilik rumah," kata Djarot. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jangan Kaget ya Kalau Ketemu Pak Djarot Nongkrong di Kaki Lima


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler