Marah ke Viktor, Wasekjen Gerindra Tak Lupa Serempet Ahok

Jumat, 04 Agustus 2017 – 12:12 WIB
Victor Laiskodat. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat diminta secara terbuka memohon maaf pada Partai Gerindra atas pernyataannya dalam suatu acara di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini.

Dalam potongan video yang beredar, Viktor dengan gamblang menyebut Gerindra, PKS, Demokat dan PAN sebagai partai yang mendukung berdirinya khilafah di Indonesia.

BACA JUGA: Ini Kata-kata Ngeri Pidato Victor Laiskodat

"Kami menuntut Victor secara resmi dan terbuka meminta maaf ke Gerindra. Pernyataannya dalam acara di NTT itu justru membuktikan dia anti-Pancasila dan antikebinekaan sesungguhnya," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade di Jakarta, Jumat (4/8).

Menurut Andre, ‎pernyataan Victor juga memuat unsur pencemaran nama baik Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN. Selain itu juga berpotensi memicu konflik horizontal karena menyinggung isu agama.

BACA JUGA: Pidato Viktor Bikin Meradang, Gerindra: Tak Cukup Diselesaikan Minta Maaf

"Semua orang tahu Viktor pendukung Jokowi, pendukung Ahok. Tapi apakah pembelaan harus dilakukan dengan cara membabi-buta," ucapnya.

Karena itu kata Andre, Gerindra menuntut Viktor juga meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam.

BACA JUGA: Geram! Taufik Sebut Pidato Viktor Laiskodat Tak Beradab

"Islam itu sangat menghargai perbedaan. Viktor jangan mengomentari mengenai Islam kalau tidak mengetahuinya secara mendalam. Islam itu agama rahmatan lil'alamin," katanya.

Dalam rekaman Viktor juga menyinggung peristiwa Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (PKI), dengan mengutip kalimat, 'kita bunuh pertama mereka, sebelum kita dibunuh'.

"Siapa yang mau membunuh Viktor? Dan siapa pula yang mau dibunuh. Itu pertanyaannya," tutur Andre.

Atas omongan tersebut, Lembaga Advokasi Hukum DPP Partai Gerindra berencana melaporkan Victor ke Bareskriim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat siang. Pelaporan dengan pasal pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Partai Gerindra.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fakta di Balik Foto Ahok Pulang Kampung Berenang di Pantai


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler