Marc Klok Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Kecolongan dari Thailand, Ternyata

Jumat, 30 Desember 2022 – 13:42 WIB
Gelandang Timnas Indonesia Marc Klok melakukan selebrasi seusai membobol gawang Thailand. Foto: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Marc Klok membocorkan penyebab Timnas Indonesia kecolongan saat melawan Thailand pada lanjutan Grup A Piala AFF 2022.

Duel Indonesia vs Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (29/12/2022), berakhir imbang 1-1.

BACA JUGA: Alexandre Polking Ungkap Suasana saat Bus Thailand Diserang Oknum Suporter

Garuda sejatinya memiliki kans untuk menang setelah unggul terlebih dahulu lewat penalti Marc Klok pada menit 50'.

Indonesia juga berada di atas angin setelah Thailand bermain dengan 10 orang pada menit 62'. Sanrawat Dechmitr diganjar kartu merah setelah melanggar Saddil Ramdani.

BACA JUGA: Oknum Suporter Rusak Bus Thailand, Begini Respons Tegas Alexandre Polking

Namun, entah mengapa, permainan Indonesia justru sedikit menurun ketika unggul jumlah pemain.

Hal itu dimanfaatkan Thailand untuk mengembangkan permainan. Pasukan Alexandre Polking menyamakan kedudukan menit 79' lewat sepakan cantik Sarach Yooyen.

BACA JUGA: Kaca Bus Thailand Retak, Madam Pang Buka Suara!

Ketika ditanya soal penyebab performa Timnas Indonesia menurun setelah unggul jumlah pemain, Klok tidak bisa berkomentar banyak.

Dia hanya mengisyaratkan Skuad Garuda sedikit kehilangan fokus dan kelelahan.

"Jujur, saya tidak tahu mengapa kami menurun ketika unggul jumlah pemain. Namun, ada momen kami letih sehingga kehilangan fokus dan akurasi," tutur Klok dalam konferensi pers.

Hasil imbang ini membuat Indonesia tetap berada di peringkat kedua Grup A Piala AFF 2022 dengan tujuh poin.

Skuad Garuda hanya kalah selisih gol dari Thailand yang berada di peringkat pertama dengan nilai serupa.

Untuk bisa menyegel tempat di semifinal, Indonesia wajib mengalahkan Filipina di laga terakhir fase grup, Senin (2/1/2023) mendatang.

Sebab, Kamboja yang berada di peringkat ketiga hanya berjarak satu poin.(mcr15/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler