Marcus / Kevin Peluang Terbaik Indonesia di Denmark Open

Senin, 15 Oktober 2018 – 10:59 WIB
Kevin Sanjaya (kiri) dan Marcus Fernaldi. Foto: Badminton Indonesia

jpnn.com, ODENSE - Tim bulu tangkis Indonesia yang akan berjuang di Denmark Open 2018 Super 750 mulai Selasa (16/10), masih menggantungkan asa gelar di pundak Marcus Fernaldi / Kevin Sanjaya.

Susy Susanti, Kabidbinpres PP PBSI menyatakan pasangan ini merupakan peluang terbaik yang dimiliki Indonesia. Sebagai peringkat satu dunia ganda putra, Marcus/Kevin juga menjadi unggulan pertama di Denamrk Open kali ini. “Target kami satu gelar dulu, itu yang paling realistis,” kata Susy.

BACA JUGA: Urusan Pendidikan, Anggia/Della Mundur dari Denmark Open

Secara persaingan ganda putra masih cukup berpeluang besar. Hanya saja, legenda tunggal putri Indonesia itu juga berharap banyak kepada sektor lain untuk berjuang bersama.

Selain Marcus/Kevin, menurunkan empat pasangan yang lain. Yakni Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tantangan ganda putra tidak hanya berasal dari pasangan Asia. Tetapi juga ganda putra terbaik tuan rumah.

BACA JUGA: Lupakan Skandal dengan Fukushima, Momota Fokus ke Ginting

Di sisi lain, Indonesia mengirim tiga wakil di tunggal putra. Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto akan memulai perjuangan esok hari. Jojo menghadapi Wong Wing Ki Vincent dari Hongkong, sedangkan Tommy berjumpa delegasi Inggris, Rajiv Ouseph.

Perjuangan sengit harus dilalui Ginting yang kembali dihadapkan dengan Kento Momota yang merupakan unggulan kedua. Susy melihat, sudah saatnya tunggal putra Indonesia bisa bersaing lebih konsisten melawan top elit dunia.

BACA JUGA: Kalau Begini, Seharusnya Ginting Tak Perlu Takut sama Momota

Di sisi lain, tim ganda putri pelapis di pelatnas menjalankan eksperimen kembali. Itu seiring hasil yang kurang bagus yang diperlihatkan mereka. Eng Hian, pelatih ganda putri Indonesia sudah memutuskan membongkar pasangan pelapis.

Di Denmark Open, Ni Ketut Mahadewi berpartner dengan Rizki Amelia Pradipta. “Ini ujian lain bagi mereka. Saya mau mereka bisa maksimal lagi,” terang Eng Hian.

Sejak awal tahun beberapa kali perubahan dijalankan Eng Hian. Namun, hasilnya belum sesuai dengan harapannya. Sejauh ini, baru Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang bisa menembus dominasi ganda putri Jepang dan Tiongkok. (nap)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Langsung Panas di Babak Pertama, Ginting vs Momota


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler