Marsekal Hadi: TNI - Polri di Babel Harus Bekerja Spartan

Minggu, 15 Agustus 2021 – 21:32 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di Mapolda Bangka Belitung, Sabtu (14/8/2021). Foto: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di Mapolda Bangka Belitung, Sabtu (14/8/2021).

Rapat tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung dan dilanjutkan pengecekan Aplikasi Silacak.

BACA JUGA: Stafsus Presiden Aminuddin dan TNI-Polri Bersinergi Gelar Vaksinasi untuk Mahasiswa

Kegiatan diawali dengan penjelasan Gubernur Bangka Belitung (Babel) Dr. H Erzaldi Rosman terkait strategi penanganan Covid-19 di wilayah Babel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI atas perhatiannya mengirimkan bantuan alat kesehatan dan oksigen konsentrator. Di Babel, sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menangani Covid-19 sangatlah baik,” ujar Gubernur Erzaldi.

BACA JUGA: Tim Proklamasi TNI dan Polri Evakuasi Puluhan Warga Positif Covid-19 ke Tempat Isoter

Panglima TNI menyambut baik terkait sinergi yang telah terjalin dengan baik di Babel. Marsekal Hadi berharap hal tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Lebih lanjut, Panglima TNI menjelaskan sesuai arahan Presiden Jokowi agar setiap elemen saat ini harus berupaya menurunkan indeks mobilitas, memasifkan pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) serta menggencarkan serbuan vaksinasi.

BACA JUGA: Selamat, 18 Perwira Tinggi TNI AL Mendapat Kenaikan Pangkat, Nih Daftar Namanya

“Saya minta Pangdam dan Kapolda bekerja keras agar tracing kontak erat dan harus menangani Covid-19 di Babel ini dengan Extraordinary,” tegas Marsekal Hadi.

Panglima TNI menekankan para petugas di lapangan harus melaksanakan pendampingan bagi para pasien yang melaksanakan Isoman serta berikan obat dan lakukan pemantauan kondisi dengan rutin.

“Perhatikan pasien yang melaksanakan Isoman, jangan sampai menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Panglima TNI menyampaikan akan berusaha mendukung apa yang menjadi kekurangan, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan oksigen di Babel. Saat ini, KRI Semarang telah ditugaskan melaksanakan misi kemanusiaan, membantu pasokan oksigen di wilayah Babel.

Panglima TNI juga menyampaikan Tracing Kontak Erat yang saat ini di Babel masih minim, harus dilaksanakan dan petugas yang bertugas harus dapat memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat guna melaksanakan tracing kontak erat guna menyelamatkan nyawa orang lain dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“TNI-Polri harus bekerja Spartan, semangat dan tak kenal lelah berjuang untuk masyarakat karena memang itu salah satu tugas prajurit guna menyelamatkan nyawa rakyat. Ingat, Covid-19 tidak pernah tidur dan tidak pernah libur,” tegas Marsekal Hadi.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Kapolri meninjau penggunaan dari Aplikasi Silacak yang diawaki oleh 4 Pilar yang bertugas sebagai petugas yang melakukan tracing dilapangan.

Panglima TNI bertanya kepada dokter yang bertugas di 4 Pilar, jika ada kasus konfirmasi positif maka untuk pelaksanaan tracing apa yang perlu dilakukan.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh dokter yang bertugas. “Kami melaksanakan tracing kepada orang yang kontak dengan pasien selama 2 hari sebelum bergejala.”(fri/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler