Mas Gibran Mendadak ke Pasar Legi, Menemukan Tembok Gempil-gempil

Senin, 06 Desember 2021 – 16:10 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat berkeliling di salah satu ruang Pasar Legi Solo, Senin (6/12). Foto : Romensy Augustino/JPNN.com

jpnn.com, SURAKARTA - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke bangunan baru Pasar Legi Solo, Senin (6/12) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Didampingi oleh salah seorang petugas pemeliharaan pasar, Mas Gibran yang memeriksa setiap ruang bangunan baru tersebut menemukan beberapa tembok masih belum rapi.

BACA JUGA: Mas Gibran Rakabuming Geram: Iya, Cahyo, Titenono Wae

"Temboknya gempil-gempil, tetapi cuma kecil-kecil aja. Tinggal diaci, rapikan lagi," ungkapnya kepada wartawan setelah melakukan sidak.

Namun, dia memastikan hal tersebut tidak akan mempengaruhi jadwal peresmian pasar yang rencananya akan digelar pada Januari 2022.

"Ini sampai Desember 2021 dan Januari 2022 awal nyicil dulu pemindahan pedagang," jelasnya. 

Terkait dengan pedagang baru yang akan menempati kawasan luar pasar, Wali Kota berjanji akan melakukan penataan di kawasan bangunan baru Pasar Legi.

"Nanti kami rapikan. Ini kan sudah kami plotting semua, jangan ada yang berjualan di pinggir-pinggir jalan lagi," imbuh Gibran.

Mas Gibran menambahkan, setelah proses pembangunan Pasar Legi, Pemerintah Kota Surakarta akan segera melakukan pembangunan pada Pasar Jongke dan Pasar Hardjodaksino.

"Tidak bersamaan. Pasar Jongke itu direnovasi pada 2022 agar Pasar Kabangan bisa dipakai tempat parkir," lanjutnya.

Salah satu anggota Tim Teknis Pembangunan Pasar Legi Kementerian PUPR Suradi menuturkan akan segera melaksanakan masukan-masukan dari Wali Kota selama masa pemeliharaan. Mulai dari hari ini sampai 6 bulan ke depan.

"Kami selesaikan dan kami rapikan sesuai temuan dari Wali Kota tadi," pungkasnya. (mcr21/jpnn)

BACA JUGA: Mas Gibran Kecewa, Meninggalkan Mobil Dinas di SDN Nusukan Barat 113

BACA JUGA: Penjelasan Brigjen Tatang soal Ucapan Jenderal Dudung Jangan Terlalu Dalam Mempelajari Agama


Redaktur : Soetomo
Reporter : Romensy Augustino

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler