Masih Pakai Infus, Petugas Panwas Tetap Bertugas Selama Pemilu

Sabtu, 27 April 2019 – 06:30 WIB
Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin di kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (26/4). Foto : Aristo Setiawan/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochammad Afifuddin merasa prihatin dengan kabar yang menyebut seorang anggota Panwas di daerah yang tetap bekerja meskipun menderita sakit.

Bahkan, kata dia, Panwas tersebut tetap bekerja selama proses Pemilu 2019, meski terdapat selang infus di pergelangan tangannya.

BACA JUGA: Petugas KPPS di Medan Meninggal Dunia Bertambah Jadi Dua Orang

"Sekarang tuh ada orang yang diinfus mengawasi, pengawas kecamatan itu. Rekamannya ada. Itu artinya apa? Mereka ini sudah tidak melihat apa yang mereka dapatkan, yang mereka lihat sudah Merah Putih, Pemilu berhasil," kata Afifuddin ditemui di kantor KPU, Jakarta, Jumat (26/4).

BACA JUGA : Anggota Panwaslu yang Meninggal Dunia Sudah 55 Orang

BACA JUGA: Perlukah Petugas KPPS Divaksin?

Dia mengaku, tidak tega melihat petugas yang bekerja saat tangannya tengah diinfus. Bawaslu menyarankan bagi yang menderita sakit untuk istirahat hingga kondisi fisiknya fit kembali.

"Saya malah suruh mereka istirahat. Maksudnya supaya bisa di backup yang lain. Itukan situasi yang sudah bisa dijelaskan lah orang sudah begitu," ungkap dia.

BACA JUGA: Anggota Panwaslu yang Meninggal Dunia Sudah 55 Orang

BACA JUGA : Pernyataan Menkeu soal Banyak Petugas KPPS, Panwaslu, dan Polri Meninggal Dunia

Ke depan, kata dia, perlu ada evaluasi terhadap pekerjaan berat para petugas di lapangan, selama proses Pemilu 2019.

Salah satunya, evaluasi teknis untuk menggunakan sistem kerja gantian bagi petugas di Pemilu 2019.

"Ya, itu makanya kalau yang satu capai, yang lain dahulu (backup)," pungkas dia. (mg10/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TKN Jokowi - Maruf Bakal Santuni Petugas KPPS yang Meninggal Dunia


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler