Masih Positif COVID-19, Donald Trump Ngotot Pengin Kampanye Pilpres

Jumat, 09 Oktober 2020 – 05:55 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memakai masker saat berkunjung ke Walter Reed National Military Medical Center di Bethesda, Maryland, Sabtu (11/7). Foto: REUTERS/Tasos Katopodis/foc/cfo/Antara

jpnn.com, WASHINGTON DC - Presiden Donald Trump, yang masih dirawat di Gedung Putih karena infeksi COVID-19, merencanakan lebih banyak langkah kampanye untuk pemilu presiden Amerika Serikat.

Trump dijadwalkan tampil dalam wawancara televisi pertamanya sejak mengungkapkan bahwa dia telah tertular COVID-19, pekan lalu. Fox Business Network mengatakan wawancara itu akan disiarkan pada Kamis setelah pukul 8 pagi (1200 GMT).

BACA JUGA: Donald Trump Sembuh, Rupiah Menguat Signifikan

Sangat ingin kembali berkampanye sejak keluar dari rumah sakit militer pada Senin (5/10), Trump telah membatalkan negosiasi dengan Kongres untuk putaran baru stimulus bagi ekonomi AS yang terpukul dan menyatakan dalam sebuah video bahwa penyakitnya adalah "hadiah dari Tuhan."

"Saya pikir ini adalah berkah dari Tuhan yang saya terima. Ini adalah berkah terselubung," kata Trump dalam video yang diunggah ke akun Twitter-nya pada Rabu (7/10).

BACA JUGA: Mengacungkan Jari Saat Menuruni Anak Tangga, Presiden Trump: Terima Kasih

Ia menambahkan bahwa penggunaan obat eksperimental dari Regeneron Pharmaceuticals Inc telah memungkinkannya merasakan langsung seberapa efektif obat tersebut.

Dia berjanji untuk menyediakan perawatan secara gratis, tetapi tidak mengatakan bagaimana dia akan melakukannya atau siapa yang akan membayar biaya perawatan.

BACA JUGA: Obat Trump

AS saat ini melaporkan lebih dari 44.000 kasus baru COVID-19 setiap hari.

Trump menghadapi kritik karena meremehkan virus corona baru, yang telah menewaskan lebih dari 210.000 warga Amerika dan membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Bahkan sejak mengungkapkan penyakitnya sendiri pada Jumat pekan lalu (2/10), Trump telah meremehkan bahaya penyakit pernapasan itu dan dikecam oleh pengguna media sosial karena menyebarkan informasi yang salah tentang COVID-19.

Trump sendiri belum terlihat di depan umum sejak dia diterbangkan dengan helikopter dari Pusat Medis Militer Walter Reed di luar Washington ke Gedung Putih pada Senin.

Jajak pendapat nasional menunjukkan Trump membuntuti pesaingnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, menjelang pemilihan November, dengan Biden juga menunjukkan keunggulan di negara-negara bagian yang penting untuk memenangkan Lembaga Pemilihan Umum AS.

Terlepas dari penyakitnya, Trump telah mencari cara untuk menyampaikan pesan pemilihannya dan merebut kepemimpinan Biden di sejumlah negara bagian yang menjadi "medan pertempuran", kata para penasihatnya.

Para pembantunya mengatakan Trump tidak sabar untuk kembali berkampanye dan bersikeras untuk melanjutkan debat presiden kedua pada 15 Oktober di Miami, meskipun Biden mengatakan bahwa dia tidak akan berpartisipasi dalam debat tersebut jika Trump tidak bebas virus. (ant/dil/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler